Cerita Istri yang Minta Cerai Karena Suami Rajin Masak dan Bereskan Rumah

Rahmi Anjani - wolipop Rabu, 26 Agu 2020 10:03 WIB
serious muslim woman and a very upset man in the background, theyre arguing Foto: Istock
Jakarta -

Banyak alasan seorang istri ingin cerai dengan sang suami. Namun alasan seorang wanita asal India untuk secara resmi berpisah dari suaminya ini sungguh tidak biasa. Dikatakan jika wanita muslim tersebut baru saja meminta pengadilan Syariah untuk mengakhiri pernikahannya. Alasannya karena si suami terlalu mencintainya.

Menurut laporan koran Dainik Jagran, wanita itu mendatangi pengadilan untuk bercerai dari pria yang baru dinikahinya selama 18 bulan. Ketika ditanya alasan dari permintaannya, wanita tersebut mengaku pasanganya terlalu mencintai dia hingga mereka tidak pernah bertengkar.

Yang membuat si istri semakin kesal, suaminya itu dianggap terlalu memanjakan. Jika banyak istri lain mengeluhkan suami yang tidak pernah bekerja di rumah, wanita ini malah tidak suka karena si pria selalu masak dan rajin membersihkan rumah.

"Dia tidak pernah berteriak padaku sama sekali dan dia tidak pernah marah padaku untuk masalah apapun. Dia bahkan memasak untukku juga membantuku melakukan pekerjaan rumah tangga. Kapanpun aku membuat masalah, dia selalu memaafkan. Aku ingin bertengkar dengannya. Aku tidak ingin kehidupan di mana suami selalu setuju pada semuanya," katanya.

Setelah mendengarkan alasan perceraian tersebut, pengadilan Syariah wilayah Uttar Pradesh terkejut dan langsung menolak pengajuannya. Mereka pun meminta pasangan ini untuk mengurus masalah mereka sendiri.

Sudah bertekad untuk pisah, wanita yang tidak diketahui identitasnya itu ternyata tidak langsung menyerah. Setelah pengajuan perceraiannya ditolak, ia kemudian pergi ke balai desa dan mengungkap masalahnya. Tapi sayangnya lagi-lagi permintaan wanita tersebut ditolak.

Sementara suami si wanita tentu merasa tidak ada yang salah dengan rumah tangga mereka dan mengaku hanya ingin menjadi suami yang sempurna. Tak disangka jika kesempurnaan itu malah membuatnya ingin diceraikan.

(ami/ami)