Kandidat Terlalu Tampan, Juragan Durian Batalkan Pencarian Jodoh Putrinya

Anggi Mayasari - wolipop Minggu, 10 Mar 2019 19:48 WIB
Foto: Facebook
Jakarta - Juragan durian dari Thailand Arnon Rodthong jadi viral karena carikan jodoh untuk putrinya dengan hadiah Rp 4,4 miliar untuk calon mantunya. Kini, Arnon dilaporkan menolak calon pelamar putrinya, dan mengatakan bahwa kandidatnya terlalu ganteng.

Arnon menyebabkan kegemparan besar-besaran di media sosial Thailand ketika dia membuat sebuah posting yang mengatakan bahwa dirinua akan memberikan 10 juta baht atau Rp 4,4 miliar kepada pria yang beruntung yang akhirnya menikahi putri bungsunya, Karnsita yang berusia 26 tahun. Ia juga akan memberikan 10 kendaraan dan sebuah rumah sebagai hadiah.

Baca Juga: Fakta Putri Juragan Durian yang Cari Jodoh Berhadiah Rp 4,4 M

Kandidat Terlalu Tampan, Juragan Durian Batalkan Pencarian Jodoh PutrinyaJuragan durian dari Thailand Arnon Rodthong
Foto: Viral Press
Seperti dilaporkan dari Coconut Bangkok, lebih dari 10.000 pria berusaha memenangkan hatinya. Jumlah pria yang mencoba merayu Karnsita begitu mengejutkan sehingga sayembara dibatalkan karena kepopuleran menjadi mengganggu bagi keluarga dan bisnisnya.

Di antara ribuan kandidat potensial, hanya beberapa yang berhasil menarik perhatian netizen Thailand. Di antara mereka adalah Premyosapon Khongsai yang berusia 28 tahun.

"Saya tertarik. Umur saya 28 tahun. Keluarga saya juga menanam Durian di provinsi Trat. Kami memiliki lebih dari 300 pohon. Saya bisa mengatasi matahari dan hujan. Saya bisa mengendarai truk 10 roda dan traktor. Tolong pertimbangkan saya, ayah Arnon. Terima kasih," tulis Premyosapon di postingan Facebooknya.

Karnsita pun menyadari bahwa Premyosapon sangat lucu. Sang ayah juga setuju dengan penilaian putrinya, tetapi menolak untuk mengizinkan Premyosapon bersama buah hatinya.

Kandidat Terlalu Tampan, Juragan Durian Batalkan Pencarian Jodoh PutrinyaPremyosapon Khongsai
Foto: Facebook Premyosapon Khongsai
"Premyosapon tidak cocok untukku karena dia terlalu tampan. Dia mungkin menghancurkan hati putriku," kata Arnon seperti dilaporkan dari Stomp.

Pria berusia 58 tahun ini telah membatalkan kompetisi, ia pun masih bersedia memberikan segalanya kepada pria yang akhirnya menikahi putrinya.

Namun, menurut seorang pengacara, juragan durian bisa menghadapi masalah hukum serius jika ini ternyata menjadi aksi publisitas. (agm/ami)