Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Awas! Si Pemberi Harapan Palsu yang Bikin Anda Galau

Ferdy Thaeras - wolipop
Selasa, 18 Des 2012 07:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Untuk urusan rasa suka sampai cinta, seringkali orang pintar bisa jadi sangat bodoh. Dipermainkan perasaan yang membuyarkan logika, seseorang juga bisa menjadi buta akan keadaan yang tidak memiliki masa depan.

Begitu kompleksnya urusan cinta, seseorang rela menggantungkan perasaannya pada orang lain yang sama sekali tidak berniat serius padanya. Istilah kerennya adalah Si PHP (Pemberi Harapan Palsu). Hal ini mengingatkan saya pada seorang teman yang begitu sukses dan pandai. Ia rela menantikan seorang yang sudah beristri yang memberikan harapan padanya bahwa suatu hari nanti ia akan menceraikan istrinya dan memberikan dirinya sepenuhnya.

Penantian tersebut terus dipupuk dengan patahan kata yang senantiasa meluluhkan hati sang wanita seperti, "jangan tinggalkan aku, aku sayang kamu," hingga perasaan nyaman berada dalam hubungan tak berstatus yang telah terjalin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal tersebut tentunya memupuk harapan pada si penanti cinta, sedangkan si PHP tidak ada niat untuk menjalani serius. Lalu apa yang sebenarnya yang ada di benaknya? Apakah ia takut kehilangan fans? Atau dia player yang mahir menguntai kata manis yang spektakuler? Kamipun menyelami lebih dalam tentang subyek ini dalam liputan khusus tentang Si PHP , hari ini, Selasa (18/12/2012).

Dari survei yang kami lakukan saja, begitu besar jumlah persentase wanita yang 'rela digantungin.' Rasa nyaman dan perhatian yang diberikan apakah benar hanyalah posesif namun tidak mencintai? Jangan sampai salah kaprah dengan perlakuan yang diberikan. Bacalah 'Tanda-tanda Anda sedang didekati oleh si pemberi harapan palsu.'

Ketahuilah apa yang membuat pria hobi memberikan harapan palsu pada wanita, dan langkah-langkah untuk menghindarkan diri dari jebakan perasan si PHP handal. Namun jangan sampai juga terjebak dengan stereotip salah akan pria yang perhatian. Bedakan mana yang serius dan hanya si PHP dari sajian rangkaian artikel hari ini. Selamat membaca.

Salam,

Ferdy Thaeras

(fer/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads