Pakar Karier Ungkap Cara Naik Gaji dengan Bantuan ChatGPT
Kehadiran ChatGPT sempat menghebohkan karena dianggap bisa mengancam karier banyak orang. Namun jika tahu cara memanfaatkanya dengan baik, chatbot AI tersebut justru bukan hanya memudahkan pekerjaan tapi banyak membuat gaji bertambah. Bagaimana caranya?
Meningkatkan penghasilan menjadi resolusi tahun baru hampir semua profesional. Kamu yang ingin mengusahakannya mungkin bisa melakukan 'push over' atau diskusi naik gaji kepada perusahaan. Pakar HRD Melissa Stone mengungkap enam cara mudahnya yang bisa dibantu dengan ChatGPT.
"Sebagai direktur HRD yang sudah menyetujui ribuan kenaikan gaji selama bertahun-tahun, saya dapat dengan yakin mengatakan bahwa cara kamu dalam mengusahakan kenaikan gaji yang layak adalah segalanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ingatlah seperti yang dikatakan Tony Robbins, 'Kamu mendapatkan apa yang kamu dalam hidup'. Dan jika kamu akan menoleransi kekurangan dari yang seharusnya kamu terima, maka itulah yang akan kamu dapatkan. Membela diri bukan hanya tentang uang tapi keadilan dan pengakuan. Tapi jangan biarkan kamu menjadi orang yang suka memaksa," ujar Melissa Stone di NYPost.
Namun sebelumnya, hal pertama yang harus dilakukan mendaftarkan semua tanggung jawab, kelebihan, kemampuan, kualifikasi dan prestasi kamu untuk menunjukkan bagaimana kamu telah berkontribusi terhadap keberhasilan perusahaan. Penting juga menyiapkan jawaban dan rencana kedua jika terjadi penolakan dari manajemen atas.
"Kuncinya di sini adalah memahami berapa penghasilan kamu dalam peran apa pun yang mampu kamu lakukan, dan bukan hanya peran yang sedang kamu jalani sekarang. Nilai kamu tidak didasarkan pada jabatan kamu saat ini."
"Cantumkan semua tanggung jawab dan pencapaian kamu, khususnya buat mereka paham bagaimana peran mau telah berkembang dalam 12 bulan terakhir. Jelaskan kamu telah berkontribusi terhadap keberhasilan perusahaan dan mengapa kamu berharga bagi bisnis mereka," jelasnya.
Ketika merumuskannya, kamu bisa gunakan ChatGPT. Melissa mengatakan teknologi itu untuk mengantisipasi potensi keberatan dari manajer. Ketika itu, kamu bisa masuk ke ChatGPT dan bertanya 'Saya ingin kenaikan gaji di tempat kerja, mengapa bos saya mungkin menolak?'
"ChatGPT akan segera memberikan alasan mengapa bos kamu mungkin menolak kamu. Dari situ, kamu bisa mempertimbangkan tanggapan kamu terhadap jawaban yang mungkin kamu hadapi pada hari itu," kata Melisa.
Bagaimana jika ditolak? pakar karier itu menyarankan agar kamu tidak terlalu fokus pada kenaikan gaji saja. Jika alasan yang diberikan perusahaan masuk akal untuk menunda penambahan penghasilan kamu, coba pertimbangkan benefit lain seperti jam kerja lebih fleksibel, ekstra cuti atau kesempatan perkembangan karier lain.
(ami/ami)
Perawatan dan Kecantikan
Anti Lepek Saat Puasa, Rambut Tetap Fresh Tanpa Keramas Setiap Hari dengan Dry Shampoo Favorit!
Elektronik & Gadget
Wajib Punya Saat Mudik! Kipas Turbo Mini 100 Gear & Powerbank dalam Satu Genggaman!
Elektronik & Gadget
SONY WF-1000XM5 Noise Cancelling True Wireless Earbuds, True Wireless Premium dengan Noise Cancelling Paling Serius di Kelasnya!
Perawatan dan Kecantikan
Rekomendasi Sunscreen Lokal Favorit yang Wajib Dicoba di Bulan Ramadan Supaya Kulit Tetap Terjaga dari Sinar Matahari!
5 Cara Bikin Konten yang Menarik untuk Jualan di TikTok Selama Bulan Puasa
Pengakuan Jujur Atlet Es Skating Bertanding Saat Menstruasi: Sulit & Menakutkan
Viral Bos China Bagi-bagi Bonus Rp 436 M, Pegawai Bebas Ambil Uang di Meja
Kisah Pegawai Cetak Rekor, Kerja di Posisi yang Sama Selama 65 Tahun
Orientasi Seksualnya Sempat Disorot, Rob Jetten Resmi Jadi PM Belanda Termuda
Usia 63, Penampilan Bintang Siluman Ular Putih Cecilia Yip Bikin Kagum
Ramalan Zodiak 6 Maret: Aquarius Jangan Boros, Pisces Keuangan Terkuras
Bosan Scroll Medsos? 18 Hobi Ini Cocok untuk Digital Detox dan Melepas Penat
8 Foto Chuando Tan Pria Paling Awet Muda, Ultah ke-60 Tahun Wajah Bak 30 Tahun











































