5 Strategi Minta Naik Gaji Meski dalam Situasi Pandemi

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 04 Sep 2020 19:30 WIB
Two Business Colleagues With an Application Form Conducting an Interview at a Table Foto: Thinkstock
Jakarta -

Selama pandemi, banyak orang kehilangan penghasilan bahkan pekerjaan. Mereka yang masih bisa bekerja dan mendapat gaji tentu merasa bersyukur. Namun sayangnya hal ini bisa menghalangi para profesional untuk mendapatkan penghasilan yang dirasa lebih pantas dan sesuai dengan beban kerja.

Pakar kepemimpinan Trevorrow-Seymour menyarankan agar kesulitan ekonomi tidak menyurutkan keberanian para pekerja untuk minta naik gaji terlebih jika alasannya masuk akal. Berikut lima strategi minta naik gaji meski sedang pandemi.

1. Siapkan Fakta-fakta Pendukung
Dalam kondisi yang sedang sulit, perusahaan bisa dengan mudahnya menolak permintaan kamu untuk naik gaji. Karena itu kamu perlu menyiapkan diri dengan data-data yang mendukung. Misalnya ketika kamu tahu bahwa perusahaan telah memenangkan sebuah kontrak atau proyek besar atau baru saja merumahkan sejumlah pekerja yang membuat beban kerja kamu jadi semakin berat. Dengan menyiapkan fakta-fakta pendukung, perusahaan mungkin sulit berkelit dari permintaan naik gaji.

2. Lakukan Riset
Sebelum minta gaji tentu kamu perlu memastikan bahwa penghasilan yang diterima saat ini memang tidak sesuai. Caranya adalah melakukan riset. Mungkin teman-teman sekitar tidak bisa diandalkan untuk menyebutkan gaji dan dijadikan sumber riset. Jika begitu, kamu harus mendapatkan data dari perusahaan-perusahaan lain dengan jabatan yang sama.

Ketahui pula kemampuan apa yang dinilai penting sekarang ini dan cocokan dengan diri sendiri. Jika bisa sediakan CV terbaru lalu jika ditolak tanyakan apa yang harus kamu lakukan untuk dapat gaji lebih tinggi dalam enam bulan ke depan.

3. Minta Bantuan
Untuk lebih meyakinkan bos atau pihak perusahaan agar menaikan gaji meski sedang pandemi, kamu bisa meminta bantuan dari orang-orang yang pernah bekerja sama. Coba minta klien, manajer, pakar industri mengirim feedback mengenai cara kerja kamu selama ini dan dampaknya terhadap mereka. Selagi itu, pastikan kamu tetap berkontribusi dengan baik dalam divisi, misalnya dengan mementori anak baru atau terlibat dalam kerja yang bersifat voluntir. Ingat untuk fokus pada kualitas dari pada kuantitas terkait dampak yang kamu berikan.

4. Minta dengan Keyakinan
Karena sudah memutuskan untuk minta naik gaji di masa pandemi, beranikanlah diri untuk menyebutkan angka. Kamu bisa bilang, 'berdasarkan riset pasar kemampuan saya dalam jabatan ini seharusnya diberi gaji xxx namun sekarang gaji yang saya dapatkan xxx, bagaimana saya bisa sampai pada angka ini?' Dan sekali lagi jika ditolak, tanyakan apa yang harus dilakukan agar kamu bisa memperbaiki diri dan nantinya permintaan itu dikabulkan.

5. Jangan Mengancam
Kepada Marie Claire, Trevorrow-Seymour menyarankan agar kamu tidak berlebihan saat meminta naik gaji. Strateginya adalah untuk menunjukkan kelebihanmu dan fakta-fakta yang mendukung agar kamu bisa naik gaji. Hindari mengancam untuk langsung pindah kerja jika permintaan tidak dikabulkan kalau memang kenyataannya tidak ada tawaran. Lakukan dengan elegan agar pihak perusahaan benar-benar menganggap kamu memang pantas menerimanya.

(ami/ami)