Kantor Impian, Perusahaan Ini Beri Cuti dan Bayari Karyawannya Cari Pasangan
Banyak orang kesulitan untuk mencari pasangan karena sibuk dengan pekerjaan. Mengetahui hal tersebut, sebuah perusahaan mendukung para pegawainya untuk berkencan. Bukan hanya lewat motivasi, dikatakan jika kantor tersebut memberi cuti bahkan membiayai usaha pekerja agar cepat mendapatkan pendamping.
Adalah sebuah agensi marketing di Thailand bernama Whiteline Group yang membuat gebrakan untuk urusan benefit pegawai. Dalam video yang viral, perusahaan itu disebut memberikan 'Tinder leave' sebagai salah satu fasilitas kantor. Sesuai dengan namanya, pekerja diberi kesempatan cuti bermain Tinder.
Dalam postingan, fasilitas kencan itu disampaikan perusahaan melalui presentasi resmi langsung di depan para pegawai yang tentu menyambutnya dengan suka cinta. Dilansir News AU, benefit itu sudah mulai diberikan sejak Juli sampai akhir tahun nanti. Dikatakan bahwa hal tersebut dilakukan sebagai inisiasi demi mendukung kesehatan mental para pekerja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak diketahui berapa jatah cuti yang diberikan Whiteline Group untuk pekerjanya bisa berkencan. Namun perusahaan dengan lebih dari 200 pegawai itu meminta mereka untuk memberi kabar paling tidak seminggu sebelumnya. Hanya pekerja yang sudah melewati masa percobaan saja yang bisa menikmatinya.
Untuk mereka yang masih 'single', perusahaan diklaim akan membayari mereka untuk upgrade keanggotaan Tinder menjadi Gold atau Premium selama enam bulan. Ide itu sendiri datang dari pengalaman pegawainya yang mengaku terlalu sibuk untuk kencan. Perusahaan pun mengambil inspirasi dari pengalaman pelanggan ketika menemukan 'the one', produktivitas dan kebugaran mereka pasti akan bertambah. Hal itu diharapkan perusahaan kepada para stafnya.
Manajer Whiteline Group mengatakan bahwa cuti untuk kencan ini didasari oleh penelitian yang mengungkap bahwa kasmaran meningkatkan kebahagiaan. Ketika itu terjadi, pekerjaan akan menjadi lebih bisa dinikmati.
Sebelumnya studi Brendon McConnell di University of Southampton menemukan bahwa orang yang menikah bisa menghasilkan upah per jam yang lebih tinggi daripada mereka yang single. Karena itu, percintaan yang aman bisa menguntungkan baik untuk pegawai maupun perusahaan.
(ami/sra)
Elektronik & Gadget
Cari Laptop Gaming dan Kerja? ASUS Gaming V16 RTX 4050 Bisa Jadi Pilihan
Pakaian Pria
Nike Pegasus 5 Khaki, Sepatu Trail Stylish dan Tangguh
Pakaian Pria
Kacamata Lari dari Goodr, 100% Melindungi dari Sinar UVA & UVB Berbahaya
Perawatan dan Kecantikan
Betadine Clear Antiseptic Gel, Solusi Cepat untuk Atasi Luka Ringan
Heboh Pria Tebarkan Rambut Kemaluan di Meja Rekan Kerja, Berujung Kasus Hukum
Kristin Cabot Curhat ke Oprah Soal Tuduhan Selingkuh di Konser Coldplay
Influencer Meninggal Saat Livestreaming, Dikenal Sering Begadang Untuk Jualan
Vina Muliana Ungkap 3 Hal Penting agar Gen Z Tak Bingung Menentukan Masa Depan
Pramugari Ungkap Kelakuan Miliuner di Superyacht: Cincin Kawin Hanya Dekorasi
Foto: Gaya Nostalgia Miley Cyrus yang Edgy di Perayaan 20 Tahun Hannah Montana
Aksi Dua Model Seksi Beda Generasi di Iklan Tas Terbaru Gucci Era Demna
Cara Zodiak Habiskan THR, Siapa Paling Boros? (Part 2)
Curhat Paapa Essiedu Dapat Ancaman Kematian karena Perankan Severus Snape











































