Kisah Wanita Jepang Terobsesi Jadi Princess, Setiap Hari Ditemani Bodyguard
Menjadi impian banyak wanita untuk hidup bak seorang 'princess', termasuk Sally Hashimoto. Tidak terlahir sebagai putri, wanita itu pun mewujudkan keinginannya dengan usaha sendiri. Setiap hari Sally berdandan bak karakter Disney bahkan ditemani oleh bodyguard saat keluar rumah. Sally pun mengajak dan mengajari sesama untuk tampil sepertinya.
Sally Hashimoto adalah ibu tunggal tiga anak yang hidup seperti putri Disney. Tak hanya menggunakan kostum dan makeup ekstravagan, ia juga berbicara dengan suara tinggi seperti karakter di negeri dongeng. Tak heran jika banyak orang menyangka Sally masih berusia 20an padahal ia sudah menginjak 45 tahun.
Dilansir SCMP, Sally terinspirasi jadi princess sejak ia belajar ballet di usia 6 tahun. Ia pun sempat menjadi penari profesional untuk Hello Kitty Sanrio dan bekerja di taman bermain di Shanghai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sally Hashimoto Foto: Instagram Sally Hashimoto |
Kini Sally mengidentifikasi dirinya sebagai peneliti princess. Ketika mengajar di sekolah internasional, wanita itu mulai membuka kelas postur badan, intonasi bicara, sikap, dan fashion dalam bahasa Jepang, Inggris, juga China.
Salah satu hal yang diajarkannya untuk jadi princess adalah untuk menaikkan nada bicara di akhir kalimat untuk kesan manis dan lucu. Sally biasanya memasang tarif 1,500 hingga 360,000 yen per kelas. Adapun paket lain yang mana termasuk dua jam sesi teh untuk 8.000 yen. Sedangkan untuk makeover ala princess 50,000 yen.
"Itu adalah tempat di mana semua orang bisa menjadi putri dan pangeran. Ayo bersenang-senang bersama untuk menemukan dirimu yang baru dan masuk ke dunia yang baru," katanya.
Sally Hashimoto Foto: Instagram Sally Hashimoto |
Penampilan dan keterampilannya sebagai putri Disney banyak mendapat pujian. Banyak netizen terpukau dengan kemampuannya bertransformasi dan menjalani dua peran yakni sebagai ibu dan princess.
"Bisa berganti dari peran princess, single mother, dan guru sangat keren," "Itu bukan princess complex, dia adalah princess yang sebenarnya. Membesarkan tiga anak sendiri dan masih bisa mempekerjakan bodyguard," "Tidak perlu malu untuk mendapatkan uang dengan kemampuanmu. Melakukan apa yang dia suka dan tidak menyakiti siapapun,"
Tapi tentu tak sedikit pula yang mengkritiknya. Beberapa mengatakan jika Sally hidup di dunia yang tidak nyata. Di keseharian ia memang ditemani oleh tim sekuriti yang sering bertindak seperti 'dayang-dayang'. Mereka sering kali memayunginya di jalan untuk memastikan Sally tetap bisa berpose ala princess.
(ami/ami)
Makanan & Minuman
Bukan Sekadar Manis! Marshmallow Bisa Disulap Jadi Menu Favorit Semua Orang
Makanan & Minuman
Rahasia Mood Naik Seketika! Permen Ini Bisa Jadi Andalan di Tengah Aktivitas Padat
Hobi dan Mainan
Bukan Cuma Gaya, 2 Helm Hitam Doff Ini Bikin Riding Lebih Aman dan Tetap Keren
Olahraga
Upgrade Permainan Golfmu Sekarang! Pilih Sarung Tangan yang Tepat
Tolak Bumil WFH Hingga Sebabkan Bayi Meninggal, Perusahaan Didenda Rp 382 M
8 Cara Atasi Stres Setelah Liburan, Biar Balik Kerja Tetap Waras
Heboh Pria Tebarkan Rambut Kemaluan di Meja Rekan Kerja, Berujung Kasus Hukum
Kristin Cabot Curhat ke Oprah Soal Tuduhan Selingkuh di Konser Coldplay
Influencer Meninggal Saat Livestreaming, Dikenal Sering Begadang Untuk Jualan
Gaya Nikita Willy Olahraga Hyrox, Tampil Santun Dengan Hijab
Putra Solange Kencani Wanita Lebih Tua dari Ibunya, Sosok Pacar Jadi Sorotan
Tolak Bumil WFH Hingga Sebabkan Bayi Meninggal, Perusahaan Didenda Rp 382 M
Sinopsis A Time to Kill, Ketika Keadilan Dipertaruhkan di Tengah Rasisme













































