Jejak Kartini Dalam Diri Mooryati Soedibyo, Putri Keraton yang Berjualan Jamu
Pada usia 96 tahun, dunia kehilangan salah satu tokoh wanita yang menginspirasi, Mooryati Soedibyo. Pendiri perusahaan kosmetik PT Mustika Ratu itu tutup usia Rabu (24/4/2024).
Sosoknya tidak hanya dikenal dalam dunia kecantikan dan pelopor ajang kecantikan Puteri Indonesia, tetapi juga sebagai pejuang emansipasi wanita dengan kiprah suksesnya di dunia bisnis.
Dalam bukunya yang berjudul 'Menerobos Tradisi Memasuki Dunia Baru, The Untold Story' yang rilis 2016 silam, Mooryati membagikan perjalanan hidupnya yang penuh tantangan sebagai perempuan. Ia menceritakan bagaimana dirinya mendobrak tradisi karena mendambakan perubahan dan kemajuan bagi Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mooryati Soedibyo. Foto: Instagram/@mooryatisoedibyo |
Sebagai Putri Keraton Surakarta, Mooryati menghadapi berbagai tabu karena datang dari keluarga ningrat dan memilih berdagang jamu tradisional pada tahun '70-an. Kala itu, Mooryati hanya ingin membantu pendapat sang suami yang bekerja sebagai PNS. Ia mendapat cibiran dari orang sekitarnya.
"Seorang Putri saat itu tabu berdagang. Dikatakan tidak pantas dan merendahkan diri apalagi jamu gendong. Tapi saya mau mengembangkan jamu sebagai sesuatu yang bisa diteliti. Mbak yu gendong pun masih tetap bertahan karena punya pasar sendiri," jelas Moor saat peluncuran bukunya di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta Selatan pada 2016 silam.
Meskipun dihadang oleh norma-norma sosial yang menganggap tidak pantas bagi seorang keluarga ningrat perempuan untuk berdagang, Mooryati tidak gentar. Ia memperjuangkan izin berbisnis untuk menopang kebutuhan hidup keluarganya.
Berkat tekad yang kuat, Mooryati mendirikan PT. Mustika Ratu pada tahun 1978, sebuah perusahaan kosmetika yang menggabungkan kearifan lokal dengan inovasi modern. Mooryati percaya bahwa inovasi dan perubahan adalah kunci untuk kemajuan.
"Saya menerobos tradisi karena mendambakan perubahan. Meski dapat pendidikan tradisi, saya melihat perubahan bisa membantu kemajuan Indonesia. Dikatakan untold story karena langkah yang dilakukan belum banyak yang tahu," katanya
Jiwa Kartini dari seorang Mooryati Soedibyo telah menjadi bukti bahwa seorang perempuan dapat mengubah takdirnya sendiri dan berkontribusi pada kemajuan masyarakatnya. Lewat lambang PT Mustika Ratu yang menampilkan simbol pria dan wanita menjadi representasi kesetaraan gender yang menjadi salah satu misi Mooryati dalam bisnisnya.
(kik/kik)
Hobi dan Mainan
Bikin Playground Sendiri di Rumah! Kolam Mandi Bola Ini Bisa Jadi Area Main Favorit Anak
Hobi dan Mainan
Koper Tempur Buat Mudik Lebaran! 3 Koper Kabin 20 Inch Ini Muat Banyak & Tahan Banting
Pakaian Wanita
Tas Perlengkapan Bayi yang Muat Banyak! 3 Produk Ini Bisa Jadi Andalan Para Bunda
Pakaian Wanita
Tampil Elegan Nggak Perlu Mahal! Ini 3 Rekomendasi Jam Tangan Wanita Under 500 Ribu!
5 Cara Bikin Konten yang Menarik untuk Jualan di TikTok Selama Bulan Puasa
Pengakuan Jujur Atlet Es Skating Bertanding Saat Menstruasi: Sulit & Menakutkan
Viral Bos China Bagi-bagi Bonus Rp 436 M, Pegawai Bebas Ambil Uang di Meja
Kisah Pegawai Cetak Rekor, Kerja di Posisi yang Sama Selama 65 Tahun
Orientasi Seksualnya Sempat Disorot, Rob Jetten Resmi Jadi PM Belanda Termuda
Foto: Kate Moss Kembali ke Catwalk Gucci, Seksi Pakai Gaun G-String
10 Artis Korea yang Paling Laku Jadi Bintang Iklan, Byeon Woo Seok No. 1
Baju Lebaran 2026
Tren Dress Lebaran 2026 di Tanah Abang: Motif Floral & Etnik, Busui Friendly
Gaya Rose BLACKPINK Tampil Fresh Bak Tinkerbell di Paris Fashion Week












































