ADVERTISEMENT

Demi Penuhi Harapan Ortu, Wanita Ini Pura-pura Jadi Dokter Selama Setahun

Rahmi Anjani - wolipop Selasa, 20 Des 2022 19:45 WIB
Dokter palsu Foto: YouTube CNN Turki
Jakarta -

Banyak orang yang memilih jalan karier seperti yang diharapkan orang tua. Seorang wanita bernama Ayşe Özkiraz pun berusaha memenuhi ekspektasi ayah dan ibunya dengan menjadi dokter di sebuah rumah sakit. Setelah setahun membanggakan keluarga, Ayse baru-baru ini ditangkap karena ketahuan tak pernah kuliah kedokteran.

Ayse Ozkiraz bekerja di sebuah rumah sakit umum di Provinsi Tekirdağ, Turki tanpa diketahui bahwa ia berbohong. Ayse nekat melakukannya setelah gagal masuk jurusan kedokteran. Tidak ingin mengecewakan orang tua yang selalu menginginkannya jadi dokter, wanita 20 tahun itu kemudian berbohong dan mengaku diterima di Universitas Medis Capa, membuat nilai ujian hingga sertifikat palsu.

"Ketika SMA, orang tuaku selalu menginginkanku kuliah kedokteran. Mereka berpikir aku dapat nilai tinggi tapi aku tidak mendapat nilai yang cukup untuk masuk kedokteran. Ketika keluargaku ingin melihat hasil ujiannya, aku persiapkan dokumen palsu dan menunjukkannya pada mereka," ungkapnya Hurriyet Daily News.

Masalahnya menjadi besar ketika Ayse bukan hanya berbohong kepada keluarga. Ia juga mengaku sebagai mahasiswa kedokter kepada semua orang, termasuk pihak asrama kampus. Ayse pun membuat identitas mahasiswa palsu dan bergaul dengan mahasiswa kedokteran di Universitas Medis Capa.

Penyamaran Ayse semakin parah ketika ibunya sakit dan harus dibawa ke rumah sakit. Wanita itu pun menjenguknya dan bercerita pada staf rumah sakit bahwa ia juga seorang dokter. Ketika itu, Ayse berbohong mengenai usianya da mengaku berusia 25 lalu menggunakan kartu identitas universitas dan dokter palsu, bahkan piagam bahwa ia sudah lulus dengan nilai tinggi.

Dokter palsuDokter palsu Foto: YouTube CNN Turki

Setelah mendapat kepercayaan dari staf rumah sakit Ayse ditawarkan untuk bekerja di sana. "Lama kelamaan, aku mendapatkan cinta dan kepercayaan dari dokter-dokter di rumah sakit. Dokter senior yang aku ceritakan bahwa aku ingin jadi ahli bedah anak bahkan memasukkanku ke ruang operasi. Selama operasi dia bilang ayo, kamu jahit lukanya," kata Ayse.

Meski tidak pernah benar-benar kuliah, Ayse berhasil mengelabui semua orang selama setahun. Tapi sepandai-pandainya tupai melompat pasti pernah terjatuh. Suatu hari, dokter-dokter di rumah sakit itu curiga padanya karena dia sering salah dalam menjawab pertanyaan mereka. Setelah yakin Ayse berbohong, akhirnya ia dilaporkan ke polisi.

Kasus Ayse Ozkiraz hingga kini masih diselidiki. Orang tuanya sendiri tidak percaya anaknya selama ini berbohong. "Anakku tidak akan pernah melakukan hal seperti itu. Dia makan di ruang operasi, dokter seniornya juga ada di sana. Dia berfoto dengan dokter-dokter. Ketika kami bicara di video call, dia duduk di ruangan dengan para perawat. Apa itu semua kebohongan? Kami tidak mengerti," kata ibunya Ayse kepada reporter.

(ami/ami)