ADVERTISEMENT

Wanita Ini Dulu Cetak Rekor Punya 11 Ribu Tindikan di Tubuh, Nasibnya Kini...

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 04 Agu 2022 08:00 WIB
LONDON - OCTOBER 06:  Elaine Davidson, record holder as the most pierced woman, attends the Skin Two Rubber Ball at SeOne on October 6, 2007 in London, England. The 16th annual event celebrates fetish glamour and style.  (Photo by Getty Images/Getty Images) Foto: Getty Images
Jakarta -

Elaine Davidson adalah pemegang rekor dunia Guinness sebagai wanita dengan tindikan terbanyak sejak 2003. Wanita tersebut memenuhi wajah dan bagian tubuhnya yang lain dengan lebih dari 11 ribu tindik. Karena penampilannya yang tidak biasa, Elaine sayangnya harus kesulitan mencari pekerjaan terlebih setelah pandemi Corona.

Wanita asal Brasil yang tinggal di Inggris tersebut kecanduan menambahkan tindik di tubuhnya. Tak hanya di telinga atau hidung, Elaine juga menindik tubuhnya di area lain, seperti dahi, dagu, tangan, dan area kemaluan. Terlihat sudah penuh, ia mengaku masih terpikir untuk menancapkan tindikan lagi meski semua aksesorinya sudah seberat 3 kg.

LONDON - OCTOBER 06:  Elaine Davidson, record holder as the most pierced woman, attends the Skin Two Rubber Ball at SeOne on October 6, 2007 in London, England. The 16th annual event celebrates fetish glamour and style.  (Photo by Getty Images/Getty Images)LONDON - OCTOBER 06: Elaine Davidson, record holder as the most pierced woman, attends the Skin Two Rubber Ball at SeOne on October 6, 2007 in London, England. The 16th annual event celebrates fetish glamour and style. (Photo by Getty Images/Getty Images) Foto: Getty Images

"Aku tidak suka ditindik tapi untuk memecahkan rekor karena harus mendapat tingkat tinggi. Aku ingin memecahkan rekor. Keluargaku sendiri bahkan tidak suka tato atau tindik," ujar Elaine.

Sebelumnya Elaine Davidson sempat jadi perbincangan karena menikah dengan pria kaya. Tapi tampaknya hal itu tidak menjamin hidupnya akan selalu sejahtera. Baru-baru ini Elaine mengaku mengalami kesulitan finansial karena sulit mendapat pekerjaan.

Sebelum kecanduan tindik, Elaine sempat menjadi perawat dan sempat membuka restoran. Tapi belakangan wanita itu lebih dikenal sebagai cenayang, peramal dan pembaca tarot. Ia juga pernah tergabung dalam sirkus yang menunjukkan kemampuannya sulap fakir, seperti jalan di paku dan pecahan kaca hingga tindik. Karena itu, mata pencahariannya belakangan terancam. Wanita berpenampilan unik tersebut mengaku kesulitan mendapat uang.

LONDON - OCTOBER 06:  Elaine Davidson, record holder as the most pierced woman, attends the Skin Two Rubber Ball at SeOne on October 6, 2007 in London, England. The 16th annual event celebrates fetish glamour and style.  (Photo by Getty Images/Getty Images)LONDON - OCTOBER 06: Elaine Davidson, record holder as the most pierced woman, attends the Skin Two Rubber Ball at SeOne on October 6, 2007 in London, England. The 16th annual event celebrates fetish glamour and style. (Photo by Getty Images/Getty Images) Foto: Getty Images

Kondisi itu semakin diperparah dengan ditolaknya lisensi Elaine untuk tampil di Edinburgh Festival Fringe, sebuah festival seni. Wanita tersebut kesal karena selama 20 tahun tidak pernah bermasalah dengan lisensi.

"Setelah sekian lama tampil di festival aku tidak pernah punya masalah dengan lisensi aku selalu mencoba yang terbaik untuk publik. Aku ingin ada di festival setiap hari tapi kami diusir itu tidak adil. Bagaimana aku akan membayar tagihanku sekarang? Selama lockdown semuanya berhenti dan kami banyak kehilangan.Tahun ini adalah tahun pertama festival penuh sejak 2019 dan aku sedih ketinggalan dua minggu," ungkapnya.

"Alasan mengapa aku marah adalah karena COVID-19 semuanya tertinggal. Aku seniman dan seperti seniman lain aku perlu bekerja di festival untuk membayar tagihan dan hipotek," ujar Elaine.



Simak Video "Melihat 'Konser' Para Kucing yang Menggemaskan"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)