Kisah Anak Peternak Sapi yang Kini Jadi Wanita Terkaya dengan Usaha Sendiri
Diana Hendricks adalah wanita terkaya di Amerika Serikat dengan usaha sendiri. Masih belum terkalahkan, sang pengusaha menyandang status tersebut selama lima tahun berturut-turut. Dilansir Forbes, kekayaan bersihnya diprediksi mencapai $11,6 miliar atau Rp 171 triliunan. Bukan berasal dari keluarga pebisnis, ia sendiri tumbuh di peternakan.
Diane adalah pengusaha dan produser film berusia 75 tahun. Ibu tiga anak dan dua cucu tersebut mendapatkan sebagian besar kekayaannya dari ABC Supply, perusahaan bahan bangunan yang dirintis bersama suami sejak 1982. Selain kepandaian dan kegigihan, Diane mengaku jika kesuksesannya juga datang dari latar belakang sebagai anak peternak sapi.
Ketua ABC Supply tersebut mengatakan jika tumbuh di peternakan membangun etos kerjanya. Melihat kedua orang tua bekerja keras setiap hari menjadi motivasi tersendiri bagi janda dari mendiang pebisnis Ken Hendricks itu. Apalagi ketika dihadapkan dengan pernikahan dan perceraian di usia muda, ia harus menjadi ibu tunggal yang menjalani berbagai profesi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tiba-tiba aku menjadi ibu dan aku menjadi cepat dewasa. Itu tidak menghentikanku untuk mewujudkan mimpimu. Faktanya, aku pikir aku malah menjadi lebih fokus dengan apa yang ingin aku capai," katanya dilansir Forbes.
Setelah melakukan berbagai pekerjaan kantor, ia mencoba mengambil lisensi real estate. Dari situ, perjalanan Diane menjadi wanita terkaya AS dimulai. Awalnya, wanita itu hanya ingin tinggal di kota dan pakai setelan kerja setiap hari. Mimpi itu lalu mempertemukannya dengan mendiang suami yang kemudian bersama-sama membangun perusahaan bahan bangunan.
Sejak suaminya meninggal pada 2007, Diane Hendricks mengambil alih perusahaan dan mengembangkannya hingga punya 840 cabang. Meski sempat mengalami pasang surut, Diane berhasil membangunnya hingga jadi salah satu perusahaan swasta terbesar di AS.
Diane Hendricks pun dikenal dengan gaya hidupnya yang sederhana. Hingga kini ia masih tinggal di kota kecil Beloit, Wisconsin. Ia juga seorang dermawan karena sering membantu lingkungan, termasuk membangun kembali gedung-gedung untuk dijadikan bisnis baru. Pada 2017, wanita itu juga membuat program untuk mengajarkan kemampuan coding dan bangunan kepada anak-anak.
(ami/ami)
Perawatan dan Kecantikan
Nggak Perlu Foundation Mahal! 3 Cushion Ini Bikin Wajah Flawless, Tahan Lama, dan Anti Cakey Seharian
Kesehatan
Anak Susah Makan Bikin Mama Pusing? Ini 2 Suplemen Andalan Biar Nafsu Makan Balik Lagi!
Kesehatan
Sakit Kepala & Nyeri Otot Datang Tiba-Tiba? Ini 2 Obat Andalan yang Wajib Ada di Rumah!
Home & Living
Masak Lebih Praktis & Stylish, Inilah Rekomendasi Spatula Set Wajib Punya di Dapur!
Merekam Jejak Organisasi Perempuan Tertua Indonesia, Target Diakui UNESCO
Kisah Pengemis Bikin Geram, Punya 3 Rumah Bahkan Buka Usaha Pinjaman
Daftar 10 Pekerjaan Terancam AI dan yang Diprediksi Tetap Aman
Kris Jenner Dijuluki 'Ratu Janda' di China, Jadi Simbol Keberuntungan Gen Z
50 Kata-kata Motivasi Kerja Singkat agar Lebih Semangat Usai Libur Lebaran
Potret Dukun Gen Z Korea yang Viral Dituduh Unggah Foto Seksi Demi Sensasi
Aksi Ekstrem Istri di China, Nekat Gelantungan di Truk Demi Awasi Suami
Gaya Mahalini Liburan di Jepang, Padu Padan Rok & Celana Pendek yang Stylish
Foto Jennifer Bachdim & Putrinya Nyuci Baju di Amerika Disorot, Pakai Bathtub











































