ADVERTISEMENT

Sudah Jadi Bos Kaya, Pria Ini Gigih Masuk Kampus Impian Meski Gagal 25 Kali

Rahmi Anjani - wolipop Rabu, 25 Mei 2022 09:58 WIB
Liang Shi Foto: Dok. Weibo via SCMP
Jakarta -

Bukan hanya soal pendidikan atau masa depan, berhasil masuk kampus impian menjadi kepuasan tersendiri bagi banyak orang. Karena itu, seorang pria bernama Liang Shi tak pantang menyerah untuk bisa jadi mahasiswa di universitas dambaannya sejak 1982. Jika banyak orang memilih menyerah atau mencari yang perguruan tinggi lain, Laing Shi tetap berjuang meski sudah gagal 25 kali.

Liang Shi adalah pria asal China yang mendapat pujian karena usahanya yang pantang menyerah untuk mengejar impian. Meski sudah jadi bos perusahaan material bangunan di Chengdu, Sichuan, China, ia tetap bersikeras ingin kuliah di universitas favoritnya yaitu Sichuan University. Hal itu memang sudah dicita-citakan sejak remaja tapi sayangnya belum terwujud sampai sekarang.

Ketika kebanyakan orang seusianya berencana untuk penisun, Liang Shi masih bergelut dengan tes masuk universitas. Tahun ini pun pria berusia 55 itu sedang fokus belajar untuk mempersiapkan ujian 'gaokao' yang kedua puluh enam. Liang Shi berharap ini akan menjadi yang terakhir kali karena jika tidak lulus ia kemungkinan bakal mencoba lagi. Gaokao sendiri adalah ujian paling sulit di dunia untuk masuk universitas top di China.

Liang ShiLiang Shi Foto: Dok. Weibo via SCMP

"Aku baru saja menginjak 55 tahun dan aku masih muda. Dan aku mengalami masalah belajar sejarah dan geografi sejauh ini. Jika aku bisa masuk universitas yang aku inginkan, aku akan mengakhiri perjalanan panjang gaokao ini dan masuk kuliah. Kalau tidak, aku akan mengambil gaokao sampai benar-benar jelas bahwa mimpiku tidak bisa direalisasikan," kata Liang dilansir SCMP.

Sejak 39 tahun lalu, Liang Shi hanya absen 14 kali untuk mengikuti tes masuk universitas. Bukan karena menyerah atau berubah pikiran, biasanya pria tersebut 'bolos' karena pekerjaan atau kebijakan sementara yang sudah diangkat, seperti harus belum menikah atau di bawah 25 tahun.

Sejauh ini, nilainya yang paling bagus adalah 400 dari 750 poin. Sebenarnya dengan nilai itu, Liang Shi bisa masuk universitas lain tapi ia tidak mau. Untuk akhirnya dapat lolos, tahun ini pria tersebut pun akan berganti jurusan dari seni menjadi humaniora.

Walau sering dipandang sebelah mata karena usianya, Liang Shi tetap semangat menggapai cita-citanya untuk masuk kampus idaman. "Aku hanya menganggap skeptis orang-orang sebagai motivasi dan menggunakan hasil tesku untuk membuktikan mereka salah," ungkapnya.

(ami/ami)