7 Fakta Alexia Putellas, Ratu Sepakbola 2021 yang Perjuangkan Kesetaraan

Rahmi Anjani - wolipop Selasa, 30 Nov 2021 13:15 WIB
PARIS, FRANCE - NOVEMBER 29: Alexia Putellas (FC Barcelona) is awarded with the Ballon DOr Trophy during the Ballon DOr ceremony at Theatre du Chateleton November 29, 2021 in Paris, France. (Photo by Aurelien Meunier/Getty Images) Foto: Getty Images/Aurelien Meunier
Jakarta -

Alexia Putellas terpilih sebagai pemain terbaik dalam Ballon d'Or 2021. Ia adalah gelandang timnas Spanyol yang kini bermain untuk Barcelona. Berkat permainannya yang apik sepanjang musim 2020/2021, pesepakbola 27 tahun itu sukses membawa pulang trofi Ballon d'Or Feminin di mana ia menjadi wanita ketiga yang memenangkannya. Berikut tujuh fakta menarik mengenai Alexia Putellas.

Alexia Putellas Diganjar Ballon d'Or 2021


Alexia Putellas masuk dalam daftar peraih Ballon d'Or 2021 bersama Lionel Messi. Bisa dibilang jika Alexia Putellas adalah Ratu Sepakbola tahun ini. Setahun belakangan Alexia memang tampil gemilang hingga membawa klubnya Barcelona meraih treble winner setelah memenangkan LaLiga Putri, Copa del Rey, dan Liga Champions wanita. Ia pun sukses membuat 26 gol dari 42 pertandingan musim lalu.

"Jujur, ini sedikit emosional. Sangat istimewa. Senang berada di sini bersama semua rekan tim saya. Kami telah mengalami banyak hal bersama, terutama musim lalu," ujar Putellas dikutip dari ESPN.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua rekan tim sepanjang karier saya dan yang saya miliki saat ini. Ini adalah gelar individu, tetapi sepak bola adalah olahraga tim," tuturnya.

PARIS, FRANCE - NOVEMBER 29: Alexia Putellas (FC Barcelona) is awarded with the Ballon D'Or Trophy during the Ballon D'Or ceremony at Theatre du Chateleton November 29, 2021 in Paris, France. (Photo by Aurelien Meunier/Getty Images)PARIS, FRANCE - NOVEMBER 29: Alexia Putellas (FC Barcelona) is awarded with the Ballon D'Or Trophy during the Ballon D'Or ceremony at Theatre du Chateleton November 29, 2021 in Paris, France. (Photo by Aurelien Meunier/Getty Images) Foto: Aurelien Meunier/Getty Images

Masa Kecil Alexia Putellas


Kapten Barcelona tersebut lahir di Spanyol tanggal 4 Februari 1994. Ia ternyata sudah menggemari klub Barcelona sejak kecil dan sering menonton pertandingan bolabersama ayahnya. Alexia sebenarnya datang dari keluarga basket tapi lebih menyukai sepak bola dan mulai berlatih sejak usia enam tahun.

Jadi Pemain Bola di Usia 16


Alexia Putellas menghabiskan waktu remaja di akademi remaja Barcelona dan Espanyol. Ia kemudian debut di Barcelona di usia 16 tahun dan menjadi bagian tim yang memenangkan Copa de la Reina di tahun itu. Alexia sempat pindah ke Levante di usia 17 sebelum akhirnya kembali ke Barcelona.

Prestasi Lainnya


Wanita yang mengagumi pemain Rivaldo, Ronaldinho, dan Louisa Necib tersebut sudah berprestasi sebelum memenangkan Ballon d'Or. Ia pernah merebut Pemain Wanita Terbaik dari UEFA, menyabet gelar pemain gelandang terbaik, dan menjadi pemain terbaik Spanyol 2021.

Alexia Putellas Perjuangkan Kesetaraan di Dunia Sepakbola


Meski mencetak kesuksesan, ia tidak lupa memberi dukungan kepada sesama pemain, terutama wanita. Ia mengaku menginginkan adanya perubahan untuk membuat dunia sepakbola yang lebih adil. "Terlepas dari semua titel yang aku menangkan untuk timnas dan Barcelona, aku ingin perubahan pada sepakbola sedikit.

"Aku ingin menunjukkan dunia bahwa ada ruang untuk semua orang dalam sepakbola, untuk pria, wanita, semua ras, semua orang. Aku ingin itu terlihat menjadi normal. Itu adalah salah satu objektifitasku," katanya kepada BBC.

Alexia PutellasAlexia Putellas Foto: ist.

Selebrasi untuk Ayah


Ayah Alexia Putellas adalah sosok yang penting untuknya. Sejak ayahnya meninggal dua tahun lalu, ia sering terlihat memberikan selebrasi dengan mengangkat jarinya ke atas dan memandang ke langit untuk menghormati jasa sang ayah.

Kuliah Jurusan Ekonomi


Alexia Putellas sempat kuliah di jurusan Administrasi Ekonomi dan Manajemen di Universitas Pompeu Fabra. Sayangnya ia belum sempat menamatkan studi tersebut karena ingin berkonsentrasi pada kariernya di dunia sepakbola.

(ami/ami)