Petenis China yang Hilang Usai Skandal Seks Kirim Email, Keasliannya Diragukan
Petenis China Peng Shuai menghilang setelah mengungkap pelecehan seksual yang dilakukan oleh mantan Perdana Menteri China Zhang Gaoli. Setelah postingan mengenai detail kejadian itu dihapus dari internet, kini keberadaannya juga tidak diketahui. Banyak orang mengkhawatirkan keamanan Peng Shuai hingga muncul sebuah email yang dikatakan berasal darinya tapi keasliannya diragukan.
Baru-baru ini muncul email yang dikatakan berasal dari Peng Shuai. Dalam tulisan itu disebutkan bahwa sang petenis berprestasi tidak lah menghilang tapi hanya sedang beristirahat. Ia juga seolah membantah berita soal pemaksaan seksual yang sebelumnya diungkap.
"Halo semuanya ini Peng Shuai. Mengenai berita terbaru yang dirilis situs WTA, kontennya belum dikonfirmasi atau diverifikasi dan diunggah tanpa izinku,"
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CORRECTS NAMES OF PLAYERS Peng Shuai of China wipes her face during the women's singles match against Samantha Stosur of Australia on the second day at the Wimbledon Tennis Championships in London, Tuesday July 3, 2018. (AP Photo/Tim Ireland) Foto: AP/Tim Ireland |
"Berita yang dirilis, termasuk tentang tuduhan penyerangan seksual tidak benar. Aku tidak hilang atau tidak dalam keadaan aman. Aku hanya sedang istirahat di rumah dan semuanya baik-baik saja. Terima kasih sudah peduli denganku," tulisnya.
Dari tulisan itu, Peng Shuai juga meminta agar publik tidak mempercayai berita-berita terkait dirinya yang belum terkonfirmasi. Karena pernyataan yang bertentangan dengan postingannya sebelumnya, Ketua WTA (Women's Tennis Association), Steve Simon, meragukan keasliannya.
"Pernyataan yang dirilis hari ini oleh media China tentang Peng Shuai hanya menambah kekhawatiranku dengan keamanan dan keberadaannya. Aku kesulitan percaya bahwa Peng Shuai menulis email yang kami terima atau percaya apa yang diatribusikan padanya," tulis Steve.
Zhang Gaoli (Photo by Feng Li/Getty Images) Foto: Getty Images/Feng Li |
Steve pun meminta pemerintah China untuk membuktikan atau memastikan keamanan Peng Shuai. Ia berharap jika pemenang dua kali Grand Slam itu dapat berbicara dengan bebas tanpa intimidasi. Selain Steve, para atlet lain yang juga mengungkap kekhawatirannya pada Peng Shuai setelah adanya email tersebut.
Peng Shuai menghilang setelah mengaku mantan Wakil Presiden China Zhang Gaoli memaksa berhubungan seksual melalui tulisan panjang lebar di Weibo. Hal itu terjadi ketika ia diundang ke rumah sang mantan pejabat. Ia juga mengungkap bahwa mereka memang pernah ada hubungan selama tiga tahun sebelum kejadian tersebut. Tak lama setelah diposting, kisahnya menghilang bahkan tidak ditemukan berita yang memuat tuduhan itu.
(ami/ami)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Cegah Retur Nakal, Penjual Online Pakai Label Unik Mouse Pad-Pakaian Dalam
Daddoa YouTuber KBeauty Meninggal di Usia 29, Pernah Curhat Soal Bullying
Viral Wanita Jadi Operator Ekskavator, Dihias Motif Hello Kitty Biar 'Girlie'
6 Artis Beri Bonus Akhir Tahun untuk Staf, Lisa BLACKPINK Kasih Tas LV
Sosok Ben Gordam, Bos Brand Parfum Byredo yang Disebut Pacar Kendall Jenner
7 Potret Ratu Kecantikan yang Kerja Paruh Waktu Jadi SPG Dior
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Ramalan Zodiak 6 Januari: Cancer Jangan Terburu-buru, Virgo Lebih Tegas
Potret George Clooney dan Istri yang Kini Jadi WN Prancis, Disindir Trump












































CORRECTS NAMES OF PLAYERS Peng Shuai of China wipes her face during the women's singles match against Samantha Stosur of Australia on the second day at the Wimbledon Tennis Championships in London, Tuesday July 3, 2018. (AP Photo/Tim Ireland) Foto: AP/Tim Ireland
Zhang Gaoli (Photo by Feng Li/Getty Images) Foto: Getty Images/Feng Li