Kisah Sukses Wanita Indonesia Jadi Petani di AS, Urus Kebun Puluhan Hektare

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 01 Nov 2021 06:00 WIB
Nuri Auger Foto: YouTube VoA Indonesia
Jakarta -

Nuri Auger dikenal sebagai wanita asal Indonesia yang sering memperkenalkan budaya Tanah Air di Amerika Serikat. Ia pun memiliki kesibukan lain yakni mengurus perkebunan seluas puluhan hektare. Berawal dari hobi merawat tanaman, hasil panennya kini telah dijual ke berbagai toko dan supermarket di Massachusetts. Intip kisah suksesnya.

Dalam video yang diunggah VOA Indonesia, Nuri Auger memperkenalkan kebun yang disewanya di Littleton, Massachusetts seluas 39 hektare. Lahan tersebut digunakan untuk menanam berbagai varietas apel, plum, dan persik. Ia mengaku bahwa berkebun adalah impiannya sejak tinggal di Indonesia yang baru terwujud setelah pindah ke Amerika.

Nuri AugerNuri Auger Foto: YouTube VoA Indonesia

"Bertani itu salah satu impian saya waktu saya masih di Indonesia. saya besar di Indonesia kalau jalan-jalan ke Puncak, Bogor aduh nikmatnya melihat sayuran segar. Saya pernah mimpi kapan saya bisa nanem itu," ujarnya dalam video.

Mengurus kebun tentu tidaklah mudah. Ia mengaku harus melakukan banyak hal untuk memastikan pohon sehat dan panen banyak. Nuri Auger pun telaten mengatasi hama, memotong ranting pohon, hingga memberi vitamin yang bisa mencapai $400 ribu atau Rp 5,9 milyaran per tahunnya.

Nuri AugerNuri Auger Foto: YouTube VoA Indonesia

"Lihat ini tangan saya kasar semua ya. Waktu di Indonesia pasti saya selalu manikur pedikur, suami pasti bisa bayarin tapi saya sampai di sini nggak mulus lagi nggak apa-apa asal saya bisa main sama tanah sama cacing," tutur Nuri.

Usaha ini pun didukung oleh suami Nuri, Mark Auger. Pria itu mengaku jika sebelumnya sang istri sudah suka memelihara tanaman hingga apartemen mereka dipenuhi pot.

Nuri AugerNuri Auger Foto: YouTube VoA Indonesia

Dari suka memelihara tanaman di pot hingga punya kebun sendiri, Nuri pun semakin menghargai profesi petani. "Jangan diremehkan profesi petani karena apa yang ada meja kita di rumah itu karena petani," ungkapnya.

Hasil panen dari kebun Nuri Auger biasanya didistribusikan ke berbagai toko dan supermarket di Massachusetts. Selain itu, itu juga menjualnya di pasar kaget bersama dengan makanan dan jamu khas Indonesia yang semua keuntungannya disumbangkan untuk yayasan pendidikan di Indonesia. Nuri membuat jamu dan sari buah untuk mendapat keuntungan dari hasil panennya.

"Saya tidak tahu dia jualan buah dari kebun tapi saya sering dapat buah dari tamannya dan itu enak sekali. Tapi yang saya paling suka adalah jamunya. Dia membuat jamu yang paling enak," kata orang Amerika yang jadi salah satu pembeli setia Nuri.

[Gambas:Youtube]



(ami/ami)