Kisah Mengerikan Hakim Wanita Afghanistan Dikejar Pria yang Dipenjarakannya
Dilaporkan bahwa lebih dari 220 hakim wanita kini sedang bersembunyi setelah ribuan tahanan pria dibebaskan Taliban. Para hakim itu takut menjadi buruan orang-orang yang mereka penjarakan. Apalagi di antara mereka banyak yang kasusnya terkait kekerasan terhadap wanita.
Seorang hakim wanita bernama samaran Masooma mengungkap kisahnya yang harus melarikan diri karena khawatir nyawanya terancam. Sepanjang kariernya, wanita itu mengaku sudah memenjarakan ratusan pria yang bersalah atas kasus pemerkosaan, pembunuhan, dan penyiksaan terhadap wanita.
Beberapa hari setelah Taliban berkuasa, dilaporkan jika ribuan kriminal dikeluarkan dari penjara. Ketika itu, para hakim mulai mendapatkan ancaman kematian. Masooma mengaku mendapat pesan, rekaman suara, dan panggilan dari orang-orang tidak dikenal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika itu tengah malam ketika kami mendengar Taliban telah membebaskan semua tahanan di penjara. Secepatnya kami melarikan diri. Kami meninggalkan rumah kami dan semuanya," kata Masooma kepada BBC.
"Kami pergi dengan mobil ke luar kota, aku menggunakan burqa jadi tidak ada yang mengenaiku. Untungnya, kami semua bisa melewati semua titik pemeriksaan Taliban," lanjutnya.
Tak lama setelah itu, tetangga Masooma mengiriminya pesan bahwa beberapa anggota Taliban datang ke rumahnya. Ketika menerima ciri-ciri dari para pria yang mencarinya, Masooma langsung mengetahui siapa mereka.
Masooma mencuriga salah satu dari mereka adalah pria yang pernah didakwanya karena membunuh istri. "Aku masih bisa membayangkan wanita muda itu di pikiranku. Itu adalah kejahatan yang brutal.
"Setelah kasus itu selesai, kriminal itu mendatangiku dan berkata 'Ketika aku keluar penjara, aku akan melakukan apa yang aku lakukan pada istrimu kepadamu.
"Selama ini aku tidak menganggapnya serius tapi sejak Taliban mengambil alih kekuasaan, dia sering meneleponku dan berkata dia telah mengambil semua informasiku dari kantor pengadilan. Dia berkata, 'Aku akan mencarimu dan balas dendam," ujar Masooma.
Masooma pun bukan satu-satu hakim yang menerima ancaman kematian. Paling tidak enam hakim wanita lain punya pengalaman yang sama hingga mereka mengganti nomor telepon. Mereka semua kini hidup dalam persembunyian dan berpindah-pindah lokasi setiap beberapa hari sekali.
(ami/ami)
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singka
Fashion
Hijab Sering Melorot? 3 Rekomendasi Ciput Ini Bikin Hijab Lebih Nempel dan Nyaman Dipakai Seharian
Fashion
Lebih Bebas Gerak! Pilih Bra Tank Tanpa Kawat yang Tepat Agar Aktivitas Harianmu Jadi Lebih Nyaman
Kisah Pria 1 Tangan Jadi Ojol untuk Biaya Pernikahan Bikin Salut Netizen
Cegah Retur Nakal, Penjual Online Pakai Label Unik Mouse Pad-Pakaian Dalam
Daddoa YouTuber KBeauty Meninggal di Usia 29, Pernah Curhat Soal Bullying
Viral Wanita Jadi Operator Ekskavator, Dihias Motif Hello Kitty Biar 'Girlie'
6 Artis Beri Bonus Akhir Tahun untuk Staf, Lisa BLACKPINK Kasih Tas LV
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
Potret Inka Williams Model Bali Pacar Channing Tatum, Beda Usia Jadi Sorotan











































