Bangga, Wanita Indonesia Ini Masuk Daftar Orang Paling Berpengaruh 2021

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 16 Sep 2021 11:32 WIB
Guru Besar UGM Prof Adi Utarini ilmuwan wanita yang dibanggakan Presiden Jokowi Foto: dok. IG Adi Utarini
Jakarta -

Time baru saja mengeluarkan daftar 100 Most Influential People of 2021. Tahun ini Pangeran Harry dan Meghan Markle terpilih sebagai ikon dari orang-orang paling berpengaruh. Seorang wanita pun menjadi perwakilan Indonesia dalam daftar yang dirilis setiap tahun ini. Adalah Adi Utarini, peneliti yang pernah dibanggakan Jokowi.

Adi Utarini adalah peneliti sekaligus pengajar di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan di Universitas Gadjah Mada. Tahun ini namanya masuk sebagai salah satu orang berpengaruh versi Time dan dinominasikan oleh Melinda French Gates.

"Beberapa tahun lalu aku berkunjung ke Indonesia, aku mengunjungi keluarga dekat lab Adi Utarini di Yogyakarta. Aku ingin mendengar bagaimana dia meyakinkan warga untuk melepas nyamuk di sekitar lingkungan. Kebanggaan mereka menjadi bagian dari kerjanya adalah surat perjanjian bahwa Utarini telah mendapat kepercayaan komunitasnya dan terhadap urgensi yang dirasakan jutaan orang di dunia untuk melawan demam berdarah," tulis Melinda.

Dalam testimoninya, mantan istri Bill Gates tersebut menjelaskan bahwa Adi Utarini bekerja dengan tim internasional untuk menemukan pengobatan demam berdarah. Ia memimpin sebuah penelitian terobosan yang berhasil membuktikan bahwa tekniknya bisa menurunkan kasus penyakit virus yang dibawa oleh nyamuk itu di daerahnya.

Utarini yang pernah terjangkit demam berdarah dua kali ini pun bukan nama asing dalam dunia sains. Ia bahkan pernah dibanggakan Jokowi dalam akun Instagram bersama 'srikandi' lain, Tri Mumpuni. Ketika itu Adi Utarini masuk daftar 10 orang yang membantu pengembangan ilmu pengetahuan di dunia tahun ini berdasarkan Nature (jurnal ilmiah)

Selain peneliti, Prof. dr. Adi Utarini, M.Sc, MPH, Ph.D adalah dosen untuk mata kuliah Kebijakan dan Manajemen Mutu dan Metode Penelitian. Di bidang mutu pelayanan, ia pernah memimpin kompartemen Mutu di organisasi Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia dan Editor Utama The Journal of Hospital Accreditation yang diterbitkan oleh KARS bersama PKMK UGM.

Wanita yang gemar bermain piano, tenis meja, dan bersepeda itu pun merupakan Dewan Penelitian Nasional dan pernah menjadi Wakil Dekan untuk penelitian, pengabdian masyarakat, dan kolaborasi di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (2012-2016).

(ami/ami)