Sersan Wanita AS Ini Viral Lancar Bahasa Indonesia, Bikin Kaget Tentara RI

Gresnia Arela Febriani - wolipop Rabu, 08 Sep 2021 06:30 WIB
Viral tentara Amerika lancar berbahasa Indonesia. Foto: Dok. Youtube TNI AD.
Jakarta -

Tentara Asal Amerika, Sersan H. Fairchild (Halima) mendadak menjadi sorotan warganet. Ia menjadi viral karena lancar berbahasa Indonesia.

Kisah tentang Halima dibagikan oleh akun Youtube resmi TNI AD yang berjudul "US army yang pintar berbahasa Indonesia| Latma Garuda Shield-15/2021". Halima mengatakan jika ia merasa senang ketika bertugas di Indonesia.

"Saya senang karena bisa datang ke sini (Indonesia), saya sudah belajar banyak dan sudah bisa menggunakan bahasa saya. Saya bisa bertemu dengan orang berasal dari sini. Saya akan bekerjasama dengan TNI AD," kata Halima sambil tersenyum.

Viral tentara Amerika lancar berbahasa Indonesia.Viral tentara Amerika lancar berbahasa Indonesia. Foto: Dok. Youtube TNI AD.

Tentara Amerika Jago Bahasa Indonesia Bikin Kaget Tentara RI

Dalam video yang berdurasi 12.37 menit itu, Halima mengungkapkan alasannya belajar berbahasa Indonesia. Karena ia menyukai budaya Indonesia yang beraneka ragam.

"Saya memilih untuk berbicara bahasa Indonesia, karena saya juga suka kebudayaan Indonesia. Bagi saya itu sangat menarik, saya suka sekali," jelas wanita yang juga menjadi penerjemah tentara Amerika Serikat itu atusias.

Agar bisa lancar berbahasa Indonesia, ia terlebih dahulu belajar selama satu tahun di AS sebelum datang ke Indonesia untuk bertugas. Halima pun menuturkan saat pertama kali bertemu dengan anggota TNI AD, mereka semua terkejut, karena dia sudah lancar berbahasa Indonesia.

"Whaa, kamu bisa bicara bahasa Indonesia hahahhaa?" begitu Halima meniru ketakjuban tentara Indonesia sambil tertawa.

Menurut Halima ketika ia sudah lancar berbahasa Indonesia, mempermudah dirinya untuk berkomunikasi selama berada di Indonesia. Saat latihan gabungan Garuda Shield, Halima sering menerjemahkan perkataan rekannya, kepada tentara Indonesia.

"Karena dalam organisasi atau rapat jika ada berbahasa Inggris dan ada bahasa yang rumit, saya akan terjemahkan dan mencari kosa kata yang lebih baik untuk menjelaskannya konsepnya," tuturnya.

[Gambas:Youtube]

Halima Bertemu dengan KSAD Andika Perkasa

Video yang sudah dilihat lebih dari 1,4 juta Views itu memperlihatkan berbagai kegiatan Halima bersama TNI AD. Video menunjukkan Halima berkesempatan bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral TNI Andika Perkasa beserta istrinya.

"Kemarin ketika saya rapat dan ketika sedang berjalan. Saya dipanggil untuk bertemu dengan KSAD. Wah, saya akan bertemu? Dia pangkatnya sudah tinggi sekali, sementara saya masih sangat rendah. Dan itu adalah kesempatan yang baik sekali. Saat itu saya sangat gugup, dia orang penting sekali," ucap Halima.

"Tetapi beliau baik, ramah dan mau bertemu dengan saya. Itu adalah kesempatan terbaik. Ketika saya berbicara dengan dia dan berkata sering bertemu dengan tentara dari Amerika Serikat. Dan tidak semua mau belajar dan bisa bahasa Indonesia," tambahnya.

Viral tentara Amerika lancar berbahasa Indonesia.Viral tentara Amerika lancar berbahasa Indonesia. Foto: Dok. Youtube TNI AD.

Sosok Halima sebagai tentara wanita dari Amerika ini pun dipuji oleh istri KSAD, Diah Erwiany Trisnamurti atau Hetty Perkasa. Keduanya pun berbicara akrab dan hangat.

"Saya gugup dan khawatir karena beliau orang penting. Tetapi beliau ramah hati, dia mau berkumpul dengan saya dan itu adalah kesempatan yang baik. Saya merasa dia adalah seperti ibu saya, saya suka sekali," tuturnya.

Usai bertemu dengan Hetty Perkasa, Kolonel Infanteri memberikan cindera mata untuk Halima. Dan ia merasa terharu dan menangis. "Terimakasih, saya berharap mempunyai pengalaman yang lebih baik lagi dan semuanya sehat," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, tentara Amerika itu juga menyampaikan keinginannya mengunjungi pulau-pulau di Indonesia. Dia ingin mempelajari budaya dan berkumpul dengan warga lokal. Dia akan melakukannya ketika wabah Corona sudah usai.

Dan tempat yang pertama kali ia ingin kunjungi adalah Yogyakarta. "Saya mau ke Yogyakarta karena sejarahnya menarik dan cukup berbeda. Masih ada keraton dan kerajaan, itu sangat menarik," kata Halima.

(gaf/eny)