5 Tanda Bos Toxic dan Cara Menghadapinya

Kiki Oktaviani - wolipop Minggu, 08 Agu 2021 15:00 WIB
Supervisor scolding a subordinate Tanda bos toxic. Foto: Thinkstock
Jakarta -

Tidak ada pekerjaan yang mudah, namun pekerjaan bisa lebih menyenangkan ketika lingkungan kerja yang sehat. Karena tak jarang, karyawan memiliki bos toxic. Tanda bos toxic bisa dikenali dari sikapnya yang biasanya antikritik.

Memiliki atasan yang toxic tentu saja bisa mempengaruhi performa kerja yang bisa menurun. Tak hanya itu, bahkan bisa menyerang kesehatan mental. Ketahui tanda-tanda bos toxic dan cara menghadapinya.

Tanda-tanda Bos Toxic

1. Tidak Mau Dikritik

Atasan yang baik tentu dapat menerima feedback yang membangun dari anggotanya. Namun, sebaliknya atasan toxic tidak senang menerima masukan dan saran yang kamu utarakan. Semua hal yang kamu sampaikan hanya akan dianggap sebagai serangan dan penolakan yang melukai harga dirinya.

2. Gampang Tersinggung

Karena sifatnya yang antikritik tadi, tak heran atasan yang toxic juga seringkali mudah tersinggung. Dilansir dari laman Y Scout, atasan toxic umumnya tidak terbuka terhadap ide-ide baru yang berbeda dari miliknya, mereka membenci pertanyaan dan menghindarinya sebisa mungkin.

Hal ini tentu juga dapat berakibat buruk bagi perusahaan, karena perusahaan jadi tidak inovatif dan kekurangan ide-ide baru.

3. Tidak Memiliki Kepercayaan Diri
Tanda bos toxic lainnya adalah dia cenderung tak memiliki kepercayaan diri. Hal ini bisa dirasakan dengan sikapnya yang juga sulit untuk mempercayai timnya. Akhirnya banyak masalah yang diabaikan dan disembunyikan.

4. Ekspektasi yang Tidak Realistis

Ciri selanjutnya adalah ia kerap memiliki ekspektasi yang luar biasa, sedangkan tenggat waktu yang diberikan tidak memungkinkan masa pengerjaan. Bahkan bisa saja kamu tidak mengetahui urgensi dari kerjaan 'mepet' yang diberikan.

Belum lagi, atasan toxic juga seringkali tidak konsisten dengan ekspektasinya. Ia seringkali mengganti detail pekerjaan sehingga menyulitkan anggota yang sedang mengerjakannya.

5. Autokrasi

Gaya kepemimpinan otokrasi banyak digunakan oleh atasan toxic. Ia ingin semua orang mematuhi perkataan/permintaannya tanpa mempertanyakan apapun. Tanpa ada kritik maupun saran.

Dalam pandangannya, ia adalah seorang 'raja' yang paling benar, sehingga perkataannya adalah mutlak dan harus diikuti oleh bawahannya. Iklim kerja seperti ini tentu tidak sehat bagi karyawan dan perusahaan.

Setelah mengetahui tanda bos toxic, bagaimana cara mengetahuinya? KLIK DI SINI untuk meneruskan membaca.



Simak Video "STUDIO POP SHOW: SEASON 3 EPISODE-3"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)