Politisi Jepang Menuntut Kotanya karena Tak Boleh Pakai Topeng Saat Meeting

Rahmi Anjani - wolipop Selasa, 06 Jul 2021 13:17 WIB
Skull Reaper A-ji Foto: Twitter Skull Reaper A-ji
Jakarta -

Seorang pria yang dikenal sebagai Skull Reaper A-ji punya dua profesi yang cukup kontras. Ia adalah seorang politisi sekaligus pegulat. Salah satu hal yang menjadi ciri khasnya adalah topeng yang selalu dikenakan dalam pertandingan. Anehnya ia juga ingin tetap memakai masker topeng itu ketika bekerja sebagai anggota dewan kota. Tidak diperbolehkan, Skull Reaper A-ji pun menuntut kotanya sendiri.

Skull Reaper A-ji dikenal sebagai politisi yang punya penampilan unik. Dalam berbagai kesempatan, ia mengenakan topeng bahkan saat bekerja sebagai anggota dewan dari Oita, Jepang. Para anggota dewan pun memprotes keputusannya untuk memakai kostum gulatnya ke mana-mana termasuk saat meeting dengan mereka. Untuk itu, Skull Reaper mengajukan tuntutan.



Pria 55 tahun tersebut secara resmi mengajukan tuntutannya beberapa minggu lalu karena merasa diskriminasi. Selain dilarang pakai topeng, ia juga kesal karena fotonya dengan aksesori tersebut tidak ditampilkan dalam situs resmi kantor pemerintahan yang dikatakan menyebabkan kerugian hingga Rp 600 jutaan. Hal itu dianggap menghalangi hak kepribadiannya dan kebebasan berekspresi.

Meski punya penampilannya aneh, Skull Reaper A-ji dikenal cukup baik sebagai politisi. Ia adalah anggota dewan pertama yang terpilih di 2013 dengan kampanye mereformasi pendidikan dan meningkatkan fasilitas kesejahteraan sosial. Tapi sesaat setelah terpilih, banyak dari sesama rekannya yang tidak menyukai penampilannya.



"Jika aku melepas maskerku, aku adalah orang yang sangat berbeda. Aku tidak ada melepasnya," kata Skull Reaper A-ji dilansir Dailymail.

Kini Skull Reaper A-ji memasuki periode ketiga sebagai anggota dewan kota Oita dan permasalahannya belum juga menemukan solusi. Pemerintah kota pun baru-baru ini menolak permintaannya untuk memakai topeng ketika meeting. "Dewan kota mengabaikan opini publik dari para pemilih yang mendukungku topengku selama ini," ungkapnya.

(ami/sra)