Kisah Pekerja Salon Kena PHK Efek Corona, Kini Jadi Miliuner Lewat Bisnis Ini

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 02 Jul 2021 13:15 WIB
Successful freelancer working on computer while staying at home Foto: Getty Images/iStockphoto/BartekSzewczyk
Jakarta -

Lockdown pandemi Corona membuat banyak orang kehilangan pekerjaan. Tapi tak sedikit pula yang justru mendulang keuntungan bahkan jadi miliuner karenanya. Seorang mantan pekerja salon ini adalah salah satunya. Ketika banyak hairstylist kesulitan mendapatkan penghasilan karena tutupnya salon, ia beralih berjualan online dari kamarnya. Tak butuh banyak peralatan, ia malah bisa menghasilkan miliaran rupiah.

Ben Gulliver asal Inggris mengungkap kisah suksesnya selama pandemi Corona. Ketika diberhentikan sementara dari pekerjaannya di salon, pria 20 tahun tersebut memutar otak untuk mencari penghasilan. Sempat berjualan produk DIY dan alat kesehatan, Ben akhirnya beralih ke alat pembersih gigi yang didatangkan dari China. Produk tersebut ternyata laku karena banyak klinik gigi yang tutup.

Berkat pandemi, Ben justru punya momen untuk mengubah hidup. "Aku tidak terlalu suka berjualan transplantasi rambut ke orang-orang dan ketika kita diistirahatkan aku pikir aku harus berjualan ini. Aku tahu mungkin tidak akan ada kesempatan lain untuk membuat bisnis sendiri dan itu sesuatu yang aku selalu inginkan. Itu adalah waktu yang tepat," cerita Ben dilansir Lad Bible.

Tak sekadar jualan, ia memang mencari tahu produk apa yang sekiranya dibutuhkan orang di saat lockdown. "Aku mulai riset di YouTube untuk melihat bisnis apa yang bisa aku lakukan. Aku pikir produk apa yang bagus untuk dijual? Sebuah produk yang bisa menyelesaikan masalah. Aku mulai berpikir apa yang orang butuhkan selama lockdown dan ide pertamaku adalah membeli dan menjual alat pembersih plak karena klinik gigi tutup," kata Ben.

Tak butuh banyak percobaan, ternyata produk tersebut memang dibutuhkan banyak orang. Bisnisnya pun langsung 'booming'. Namun yang membuat Ben bisa mendulang untung dari jualannya ini adalah karena investor. Ben akhirnya menjual bisnis tersebut kepada seorang pebisnis Amerika dan ia sendiri melanjutkan usaha lama berjualan lewat situs belanja. Tak disangka bahwa dengan bermodalkan ponsel, laptop, dan internet dapat menghasilkan £730.000 atau sekitar Rp 14 miliaran.

"Di hari-hari terbagus aku menjual £12.000 (Rp 240 jutaan) sehari dengan produk itu. Aku menjual bisnis tersebut untuk bayaran lima digit (miliaran rupiah) kepada perusahaan Amerika sekitar bulan Oktober. Aku lanjut menjual alat-alat olahraga karena orang-orang mulai lebih banyak olahraga dari rumah karena gym tutup," tutur Ben.

Dengan modal yang didapatkan dari penjualan bisnis sebelumnya, Ben kini bisa mengembangkan usaha alat olahraganya. Ia pun berencana untuk pindah dari rumah orangtua dan punya rumah dan kantor sendiri. Seorang teman pun sudah direkrut untuk membantu bisnis tersebut.

"Sejauh ini aku sudah menghasilkan $1 juta (Rp 14 miliaran) sejauh ini, itu adalah pendapatan daripada keuntungan tapi aku terkejut dengan bagaimana ini berkembang. Ini adalah perjalanan yang sebenarnya. Ini menunjukkan bagaimana setahun bisa banyak mengubah," kata pria yang berhenti sekolah di usia 16 tahun dan tidak kuliah itu.

(ami/ami)