10 Pekerjaan Berpenghasilan Tinggi untuk Orang yang Benci Matematika

Rahmi Anjani - wolipop Rabu, 05 Mei 2021 07:00 WIB
Quarantine Young asian woman wearing smart casual clothes work at home in living room using laptop and drinking hot coffee and croissant while city  lockdown for covid-19 corona virus pandemic. Foto: Getty Images/iStockphoto/vichie81
Jakarta -

Saat bicara mengenai pekerjaan berpenghasilan tinggi umumnya banyak profesi yang dimaksud butuh kemampuan tinggi dan tak jarang melibatkan matematika. Seperti banyak diketahui, matematika adalah bidang studi yang sering dihindari karena sulit dimengerti. Kamu yang 'alergi' dengan angka dan rumus pun bisa mempertimbangkan 10 pekerjaan berpenghasilan tinggi yang tidak melibatkan matematika ini berdasarkan data dari O*NET.

10. Detektif/Investigator Kriminal
Menjadi detektif membutuhkan berbagai kecerdasan tapi tidak banyak perhitungan angka dan rumus yang akan kamu ditemui selama bekerja. Detektif biasanya akan memeriksa TKP, tersangka, dan barang-barang bukti terkait sebuah kasus kriminal. Cocok untuk kamu yang tidak suka pelajaran matematika tapi suka berpikir kritis dan investigatif.

9. Terapis Okupasi
Pekerjaan ini umumnya akan membantu orang-orang yang terluka atau butuh terapi karena keterbatasan. Umumnya terapis okupasi hanya akan bekerja dengan pasien, alat, dan gerakan sehingga tidak terlalu butuh hitungan dan rumus matematika.

8. Tester Software
Profesi di bidang teknologi informasi dikenal cukup potensial dan bisa mendatangkan banyak penghasilan. Salah satunya yang bisa dipertimbangkan ketika kamu ingin menjauhi matematika adalah tester dan teknisi kualitas software. Pekerja ini akan mengembangkan dan mengetes software untuk mengetahui apakah ada masalah untuk pemakainya.

7. Manajer Adminstratif
Seorang manajer juga umumnya digaji cukup tinggi. Kamu pun bisa melirik profesi sebagai manajer adminstratif sebuah perusahaan jika tidak ingin bersinggungan dengan matematika. Biasanya profesi ini menuntut pekerja untuk menjaga fasilitas dan mengawasi aktivitas terkait dokumen dan arsip.

6. Dosen Hukum/Sejarah
Selain dianggap terpandang, dosen juga cukup potensial dalam hal penghasilan. Jika tidak suka atau kurang lihai dalam pelajaran hitungan, tentu pilih mata kuliah yang tidak berhubungan dengannya, seperti hukum atau sejarah yang dilaporkan menghasilkan gaji cukup besar dibanding lainnya.

5. Pengacara
Pengacara bisa jadi profesi yang sulit tapi tidak perlu kemampuan matematika yang tinggi. Jika kamu lebih suka menghapal pasal dan menganalisa kasus daripada menghitung, pekerjaan ini bisa kamu pertimbangkan.

4. Hakim
Sama dengan pengacara, hakim juga merupakan salah satu pekerjaan berpenghasilan tinggi yang tidak perlu banyak menghitung. Meski begitu, diperlukan kecerdasan tinggi hingga kemampuan untuk memfasilitasi negosiasi sekaligus memberikan keputusan terkait hukum.

3. Dokter Anak
Bukan rahasia lagi jika dokter bisa memberikan gaji tinggi. Dari berbagai jenis dokter, dokter anak dikatakan adalah salah satu yang paling tidak butuh hitungan. Biasanya dokter anak mendiagnosa dan mengobati pasien bayi hingga remaja yang punya penyakit umum dengan tingkat keparahan rendah.

2. Prostodonsia
Prostodonsia adalah cabang ilmu kedokteran gigi yang fokusnya adalah penggantian gigi copot dengan gigi palsu. Memang perlu belajar ekstra untuk lulus sebagai dokter gigi tapi saat bekerja tidak dibutuhkan banyak kemampuan matematik.

1. Ortodonti
Bedanya dengan prostodonsia, ortodonti fokus memeriksa gigi pasien untuk membuat perencanaan perawatan agar gigi bisa rapi. Mereka adalah orang yang kita temui ketika ingin pasang behel atau alat gigi lain.


(ami/ami)