Begini Cara Menulis Amplop Lamaran yang Benar

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 28 Feb 2020 16:40 WIB
Indian female agent helping client sign the application document Ilustrasi Cara Menulis Amplop Lamaran yang Benar. Foto: Thinkstock
Jakarta -

Untuk mengimpresi HRD dan calon bos, menulis CV yang baik dan benar kadang belum cukup untuk memastikan pelamar diterima. Pelamar pun perlu memperhatikan detail-detail, termasuk cara menulis amplop lamaran yang benar. Meski kini banyak orang mengirim CV dan surat lamaran lewat email, tak jarang menyiapkan berbagai dokumen dalam amplop masih diperlukan. Mengetahui cara menulis informasi di amplop pun patut diketahui pelamar.

Anda yang akan melamar kerja atau melakukan wawancara mungkin diharuskan untuk membawa amplop cokelat besar berisi CV dan lamaran. Agar memudahkan HRD, biasanya di bagian luarnya ditulis berbagai informasi. Biasanya hal-hal yang perlu dituliskan, seperti data diri pelamar, posisi yang ingin dilamar, dan nama perusahaan.

Banyak orang bingung cara penulisan alamat pada amplop lamaran kerja yang benar. Sebenarnya tak ada aturan baku terkait cara menulis nama dan alamat di map. Namun melihat contoh penulisan amplop lamaran kerja mungkin bisa sedikit membantu dan menginspirasi Anda.

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menyiapkan amplop cokelat dan pulpen beserta sejumlah dokumen yang diperlukan. Lalu pastikan Anda menyiapkan informasi yang dibutuhkan untuk dituliskan.
Umumnya pelamar akan menuliskan nama, alamat, nomor telepon, posisi yang dilamar, nama perusahaan, dan alamat perusahaan pada map lamaran. Cara menulis amplop lamaran yang benar pun dimulai dengan mengetahui di mana meletakkan informasi-informasi tersebut.

Begini Cara Menulis Amplop Lamaran yang BenarContoh Cara Menulis Amplop Lamaran yang Benar

1. Pada amplop lamaran kerja, tulis tangan nama pelamar di bagian atas pojok kanan amplop cokelat. Jika bisa tulis nama lengkap dengan jelas.

2. Lalu dibawahnya nama, tulis alamat pelamar dan nomor telepon. Cara menulis alamat di amplop cokelat adalah dengan menyebutkan alamat lengkap. Tapi jika menurut Anda alamat tidak akan diperlukan, Anda bisa menulis email dan nomor handphone saja pada amplop lamaran kerja.

3. Kemudian di sudut pojok kiri, Anda bisa menuliskan posisi yang dilamarkan seperti yang ditulis di lowongan pekerjaan.

4. Di bagian bawah sudut kiri, tuliskan instansi atau alamat perusahaan yang akan dilamar. Jika dokumen tersebut dialamatkan pada divisi tertentu, Anda bisa ikut menulisnya. Misalnya Kepada Yth: HRD PT...

Bagaimana dengan map lamaran kerja yang benar? Biasanya perusahaan tidak mewajibkan untuk pelamar menggunakan jenis tertentu. Namun Anda bisa memilih amplop cokelat besar yang hadir dengan lilitan benang untuk menutup bagian bukaan jika ditakutkan akan sering membuka-tutup dokumen.
Bisa juga memilih amplop lamaran tanpa benang untuk dililitkan jika ingin menutupnya dengan lem atau selotip atau tidak perlu ditutup sama sekali.
(ami/ami)