Muncul Bahasan soal #BisaApaSih Perempuan? Ini Faktanya
Isu perempuan #BisaApaSih selalu hangat diperbincangkan, bahkan jadi bahan debat di antara warga Indonesia. Sebab perempuan masih seringkali dinomorduakan dibanding laki-laki, baik dalam aktivitas sehari-hari, pendidikan hingga karier.
Perdebatan itu justru kadang datang para perempuan sendiri. Pernah nggak sih dengar istilah "buat apa perempuan sekolah tinggi-tinggi kalau ujung-ujungnya jadi ibu rumah tangga" atau istilah ini "Gak usah kejar karier paling perempuan baliknya ke dapur, sumur, dan kasur".
Namun, tahukah kamu sebanyak 15,07% perempuan berstatus sebagai kepala rumah tangga yang disebabkan oleh perceraian maupun kematian pasangannya. Bahkan dari seluruh rumah tangga miskin di Indonesia, ada sebanyak 16,12% rumah tangga miskin yang dikepalai oleh perempuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi inilah yang memaksa perempuan untuk bergerak guna memenuhi kebutuhan sosial ekonomi keluarganya. Namun, ternyata masih banyak warga Indonesia yang suka nyinyir kalau perempuan itu #BisaApaSih dalam pekerjaannya, cukup jadi ibu rumah tangga saja.
Seorang netizen, Lolita Lavietha melalui akun Twitter-nya @lavivrie juga mengetwit tema perempuan #BisaApaSih ini, terutama perbandingan antara working woman dan housewife. Dalam twitnya, awalnya Lolita menyinggung isu tentang Valentine yang dianggap bukan menjadi budaya masyarakat Indonesia.
Lolita menyinggung warga Indonesia yang suka nyinyir terkait valentine yang bukan menjadi budaya Indonesia maupun soal perempuan #BisaApaSih? Netizen akhirnya ikut membahas perbandingan working woman dan housewife yang masing-masing mempunyai stereotip tersendiri.
Dalam masyarakat Indonesia, isu ini memang memunculkan berbagai stereotip lho. Misalnya working woman memang nggak mikirin suami dan keluarga di rumah. Lalu juga housewife yang sering kali ditanya #BisaApaSih selain diem-diem aja di rumah nggak melakukan apa-apa.
Dalam tweet balasan @stephirine misalnya, ia membalas, "Duh ga usah jadi ibu sama jadi working woman. Jadi perempuan itu bisa ngelahirin mereka yang suka ngejudge kita. Kenapa sih rangorang inih? Binun,".
Lalu ada juga beberapa balasan yang lucu tapi cukup mengena.
"Buat netizen +62 yang belum rasain kerja/yg terlahir tajir melintir kayanya sih emang bakalan nyinyir ky gini. Kbnykan waktu luang u/ nyinyir, (termasuk kaum perempuan juga malah. SHOCK!)".
Semua stereotip itu tentunya tidak bisa dijadikan sebagai pakem untuk semua orang. Mungkin ada perempuan yang lebih nyaman menjadi housewife, tapi menjadi housewife memiliki berbagai kesulitannya sendiri yang tidak bisa dilakukan oleh semua orang. Begitu juga dengan working woman.
Termasuk buat perempuan yang mau menikah, pastikan juga sudah serba bisa ya, biar nggak dinyinyirin #BisaApaSih jadi orang tua. Bisa juga perempuan yang belum menikah, harus hati-hati, jangan sampai ditanya #BisaApaSih karena statusnya atau pekerjaannya.
Bagaimana menurut detikers terkait tweet @lavivrie?
(akn/ega)
Kesehatan
Cara Praktis Rawat Luka Ringan dengan Betadine Ointment
Pakaian Pria
Jordan Rare Air WSH 84 SS Crew, Worth It Dibeli? Simak Panduannya
Pakaian Wanita
Rekomendasi Pakaian Muslim Wanita yang Cocok di Lebaran 2026
Pakaian Wanita
Lebih Mudah Ibadah Saat Bepergian atau Mudik! 3 Legging Wudhu Friendly Praktis untuk Muslimah
Kristin Cabot Curhat ke Oprah Soal Tuduhan Selingkuh di Konser Coldplay
Influencer Meninggal Saat Livestreaming, Dikenal Sering Begadang Untuk Jualan
Vina Muliana Ungkap 3 Hal Penting agar Gen Z Tak Bingung Menentukan Masa Depan
Pramugari Ungkap Kelakuan Miliuner di Superyacht: Cincin Kawin Hanya Dekorasi
Cara Berpakaian Manajer Google yang Bikin Kerja Lebih Sukses dan Produktif
Kisah Sadis Model yang Jadi Kanibal Setelah Bunuh Suami
Foto Maia Estianty Bukber Bareng Anak-Calon Mantu, Ada Bumil & Calon Manten
Ratu Yordania Memohon Putranya Dibebaskan Setelah Batal Jadi Calon Raja
Ramalan Zodiak 19 Maret: Aries Bicara Seperlunya, Taurus Harus Hemat











































