Fakta-fakta Pewaris Samsung di Balik Sukses Film Parasite Hingga BTS

Rahmi Anjani - wolipop Sabtu, 15 Feb 2020 07:00 WIB
HOLLYWOOD, CALIFORNIA - FEBRUARY 09: (L-R) Executive producers Min Heoi Heo and Miky Lee, producer Kwak Sin-ae, and So-dam Park accept the Best Picture award for Parasite during the 92nd Annual Academy Awards at Dolby Theatre on February 09, 2020 in Hollywood, California. (Photo by Kevin Winter/Getty Images) Foto: Getty Images
Jakarta -

Kesuksesan Parasite menjadi bukti keberhasilan Korea Selatan dalam menjual budaya, termasuk melalui film. Di balik kesuksesan Parasite dan popularitas film-film Korea Selatan beberapa waktu belakangan ada peran besar seorang wanita bernama Miky Lee. Miky Lee merupakan Vice Chairman dari CJ Group yang berjasa dalam mempopulerkan industri hiburan Korea. Berikut fakta-fakta mengenai pewaris Samsung tersebut.

Vice Chairman CJ Group/Produser Eksekutif Parasite
CJ adalah perusahaan konglomerat Korea yang membawahi berbagai bidang, mulai dari farmasi, bahan makanan, bioteknologi, hingga media. Bersama saudaranya, wanita yang memiliki nama asli Lee Mie Kyung ini membangun divisi media untuk CJ Group pada 1994 yang kini dikenal sebagai CJ Entertainment & Media.

Fakta-fakta Pewaris Samsung di Balik Sukses Film Parasite Hingga BTSFoto: Getty Images

Lee Miky pun merupakan produser eksekutif untuk film Parasite yang menang sebagai film terbaik non bahasa Inggris Oscar pertama dalam sejarah. Ia juga dijuluki 'godmother' film-film Korea.

Pewaris Samsung
Miky Lee adalah cucu dari Lee Byung Chul yang merupakan pemilik pertama perusahaan Samsung. Sebagai keturunan konglomerat, sebenarnya posisi Miky Lee tidak terlalu diuntungkan. Ayah Miky, Lee Maeng Hee, yang berseteru karena perebutan warisan mendapatkan perusahaan yang awalnya kurang terkenal yakni Cheil Jedang (CJ). Sebelum terkenal di dunia hiburan, CJ memproduksi bahan makanan.

Mendorong Budaya Korea
Dikatakan bahwa Miky tumbuh dengan film-film Amerika ketika kecil dan menyadari kurangnya konten-konten hiburan Korea. Ketika itu, ia juga melihat lebih banyak orang kursus bahasa Jepang ketimbang Korea yang mendorongnya terobsesi mempromosikan budaya sendiri. Ketika dewasa, Miky pun berniat untuk mendorong popularitas produk budaya Korea, termasuk dengan memproduksi film hingga membuat festival Kpop KCON yang digelar di berbagai negara.

"Aku terus mendorong (konten Korea) dengan kepercayaan diri dan keyakinan dan dengan kesetiaan," ungkapnya dilansir CNN.
Fakta-fakta Pewaris Samsung di Balik Sukses Film Parasite Hingga BTSFoto: Getty Images


Lulusan Harvard
Datang dari keluarga konglomerat wajar jika Miky Lee mengenyam pendidikan elit. Ia kuliah di beberapa universitas ternama. Miky Lee meraih gelar S1 dari Seoul National University yang merupakan salah satu kampus paling bergengsi di Korea.

Tak hanya itu, ia juga belajar linguistik di Taiwan National University dan Keio University. Sedangkan gelar master dari Harvard didapat dari jurusan studi Asia. Miky juga pernah belajar literatur dan sejarah China di Fudan University.

Membangun Multiplex Pertama di Korea
CGV yang merupakan produk dari CJ E&N yang kini hadir di sejumlah negara, termasuk Indonesia. CJ Group pun membangun multiplex pertama di Korea Selatan pada 1998. Perusahaan tersebut juga mendirikan teater IMAX terbesar pertama di dunia di Seoul pada 2017.



Fakta-fakta Pewaris Samsung di Balik Sukses Film Parasite Hingga BTSFoto: Getty Images

Berperan dalam KPop
Salah satu mimpi Miky Lee adalah untuk orang di seluruh bisa menikmati budaya Korea. Hal tersebut diwujudkannya dengan menggelar KCON, sebuah festival musik yang digelar di Jepang, Amerika, hingga Thailand. BTS pun pernah tampil dalam acara tersebut di awal debutnya.

Bos yang Santai
Miky Lee dikatakan punya gaya kepemimpinan yang berbeda dari kebanyakan 'chaebol' (anak konglomerat). Ia dianggap lebih lembut dan santai dibanding para bos pria. "Dia tidak seperti kebanyakan pria Korea, memberi perintah dan mengharapkan mereka untuk menurut. Untuk melakukan sesuatu yang kreatif, kamu harus punya sentuhan lembut," kata guru Miky kepada New York Times.







Simak Video "Dampak Pandemi, Black Friday di Amerika Serikat Sepi"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)