3 Pertanyaan Sulit Saat Interview Kerja dan Bagaimana Menjawabnya
Rahmi Anjani - wolipop
Kamis, 24 Okt 2019 09:21 WIB
Jakarta
-
Dalam interview kerja, pasti seorang pelamar akan ditanya banyak hal. Itu tentu dilakukan untuk melihat kemampuan dan kepantasannya dalam mengisi sebuah posisi. Tak jarang manajer atau pihak HRD akan melontarkan sejumlah pertanyaan menjebak untuk mengetahui sisi-sisi lain dari pelamar. Untuk bisa diterima, hal tersebut harus mampu dijawab dengan baik. Berikut adalah tiga pertanyaan tersulit saat interview kerja dan cara menjawabnya menurut pakar.
Kenapa Kamu Cari Pekerjaan Baru?
Salah satu pertanyaan yang biasa akan dilontarkan pada pelamar bukan fresh graduate ketika interview adalah mengapa Anda pindah kerja. Hal ini bisa jadi kurang nyaman tapi hal itu memang wajar bahkan wajib dipertanyakan untuk mengetahui bagaimana pelamar bekerja di kantor sebelumnya. Jika pelamar ingin pindah karena bermasalah tentu perusahaan akan mempertimbangkan ulang.
Apapun masalah Anda, apakah membenci bos atau ingin gaji lebih besar, konsultan karier Merilyn Speiser menyarankan untuk fokus pada peran baru dari pada alasan sebenarnya. Misalnya dengan mengatakan Anda ingin menantang diri dan mencoba posisi baru. Selagi itu dibacarakan mengenai aspirasi karier, misalnya mengungkap apa yang disukai dari perusahaan tersebut dan harapan ke depannya tanpa berbicara buruk mengenai kantor lama.
Jawaban: "Saya ingin mengambil posisi ini karena tanggung jawabnya lebih tinggi dan sepertinya saya siap dan bisa. Posisi ini memang yang saya inginkan di tahap selanjutnya karier saya. Saya sudah lama tertarik posisi ini dan belum pernah mendapat kesempatan sebelumnya,"
Berapa Gaji Kamu Sekarang?
Dalam wawancara kerja biasanya dibicarakan pula mengenai gaji, apalagi untuk mereka yang sudah punya jam terbang tinggi. Tentu pelamar mengharap agar gajinya bisa naik. Untuk pertanyaan ini disarankan untuk menjawab dengan pintar. Yakni untuk tidak menjawab jumlah tepatnya atau memberikan jangkauan.
Jawaban: "Untuk posisi saya sekarang, saya menerima sekitar x untuk lama bekerja x jam tapi saya berharap untuk posisi ini jangkauan gajinya bisa lebih variasi,"
Apa Kelemahan Kamu?
Tak jarang manajer atau calon bos juga akan melontarkan pertanyaan klasik namun menjebak seperti ini. Sebaiknya jangan menjawab terlalu terus terang namun mengatakannya sebagai sesuatu yang ingin Anda perbaiki. Ungkapan kelemahan-kelemahan yang bersifat manusiawi dan bisa diubah dan dilatih seiring waktu.
Jawaban: "Saya sering kesulitan mengatur prioritas tapi sekarang saya berusaha memperbaikinya dengan mengecek tugas besok sebelum pulang kantor. Saya mengutamakan tugas dulu sesuai dengan kepentingannya," (ami/kik)
Baca juga: 5 Tips Wawancara Kerja bagi Fresh Graduate |
Kenapa Kamu Cari Pekerjaan Baru?
Salah satu pertanyaan yang biasa akan dilontarkan pada pelamar bukan fresh graduate ketika interview adalah mengapa Anda pindah kerja. Hal ini bisa jadi kurang nyaman tapi hal itu memang wajar bahkan wajib dipertanyakan untuk mengetahui bagaimana pelamar bekerja di kantor sebelumnya. Jika pelamar ingin pindah karena bermasalah tentu perusahaan akan mempertimbangkan ulang.
Apapun masalah Anda, apakah membenci bos atau ingin gaji lebih besar, konsultan karier Merilyn Speiser menyarankan untuk fokus pada peran baru dari pada alasan sebenarnya. Misalnya dengan mengatakan Anda ingin menantang diri dan mencoba posisi baru. Selagi itu dibacarakan mengenai aspirasi karier, misalnya mengungkap apa yang disukai dari perusahaan tersebut dan harapan ke depannya tanpa berbicara buruk mengenai kantor lama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berapa Gaji Kamu Sekarang?
Dalam wawancara kerja biasanya dibicarakan pula mengenai gaji, apalagi untuk mereka yang sudah punya jam terbang tinggi. Tentu pelamar mengharap agar gajinya bisa naik. Untuk pertanyaan ini disarankan untuk menjawab dengan pintar. Yakni untuk tidak menjawab jumlah tepatnya atau memberikan jangkauan.
Jawaban: "Untuk posisi saya sekarang, saya menerima sekitar x untuk lama bekerja x jam tapi saya berharap untuk posisi ini jangkauan gajinya bisa lebih variasi,"
Apa Kelemahan Kamu?
Tak jarang manajer atau calon bos juga akan melontarkan pertanyaan klasik namun menjebak seperti ini. Sebaiknya jangan menjawab terlalu terus terang namun mengatakannya sebagai sesuatu yang ingin Anda perbaiki. Ungkapan kelemahan-kelemahan yang bersifat manusiawi dan bisa diubah dan dilatih seiring waktu.
Jawaban: "Saya sering kesulitan mengatur prioritas tapi sekarang saya berusaha memperbaikinya dengan mengecek tugas besok sebelum pulang kantor. Saya mengutamakan tugas dulu sesuai dengan kepentingannya," (ami/kik)
Perawatan dan Kecantikan
Anti Lepek Saat Puasa, Rambut Tetap Fresh Tanpa Keramas Setiap Hari dengan Dry Shampoo Favorit!
Elektronik & Gadget
Wajib Punya Saat Mudik! Kipas Turbo Mini 100 Gear & Powerbank dalam Satu Genggaman!
Elektronik & Gadget
SONY WF-1000XM5 Noise Cancelling True Wireless Earbuds, True Wireless Premium dengan Noise Cancelling Paling Serius di Kelasnya!
Perawatan dan Kecantikan
Rekomendasi Sunscreen Lokal Favorit yang Wajib Dicoba di Bulan Ramadan Supaya Kulit Tetap Terjaga dari Sinar Matahari!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
5 Cara Bikin Konten yang Menarik untuk Jualan di TikTok Selama Bulan Puasa
Pengakuan Jujur Atlet Es Skating Bertanding Saat Menstruasi: Sulit & Menakutkan
Viral Bos China Bagi-bagi Bonus Rp 436 M, Pegawai Bebas Ambil Uang di Meja
Kisah Pegawai Cetak Rekor, Kerja di Posisi yang Sama Selama 65 Tahun
Orientasi Seksualnya Sempat Disorot, Rob Jetten Resmi Jadi PM Belanda Termuda
Most Popular
1
8 Foto Chuando Tan Pria Paling Awet Muda, Ultah ke-60 Tahun Wajah Bak 30 Tahun
2
Foto: Kate Moss Kembali ke Catwalk Gucci, Seksi Pakai Gaun G-String
3
Pesona Natural Steffi Zamora Usai Lewati Flamingo Era, Makin Glowing & Fresh
4
10 Artis Korea yang Paling Laku Jadi Bintang Iklan, Byeon Woo Seok No. 1
5
Baju Lebaran 2026
Tren Dress Lebaran 2026 di Tanah Abang: Motif Floral & Etnik, Busui Friendly
MOST COMMENTED











































