Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Puasa dan Detox Kulit, Mitos atau Fakta? Begini Penjelasan & Tips Dari Dokter

Vina Oktiani - wolipop
Sabtu, 07 Mar 2026 08:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Natural beauty. Healthy skin. Dermatology hygiene. Cheerful smiling woman touching healthy fresh face on light defocused bathroom at morning.
Foto: Getty Images/iStockphoto/golubovy
Jakarta -

Banyak orang percaya bahwa puasa bukan hanya baik untuk kesehatan tubuh, tetapi juga bisa membantu detox kulit. Namun, apakah benar puasa bisa membuat kulit lebih sehat?

Dokter estetika Dara Ayuningtyas menjelaskan bahwa puasa memang bisa membantu proses detoksifikasi kulit, tetapi ada syaratnya. Hal ini ia sampaikan saat ditemui dalam acara press conference ZAP di Atrium Mall Senayan City, Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Menurut dr. Dara, puasa pada dasarnya membuat seseorang mengurangi asupan makanan selama beberapa jam. Kondisi ini bisa memberi waktu bagi tubuh untuk melakukan proses detoksifikasi secara alami.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Benar banget sih sebenarnya, tapi kalau dilakukan dengan benar," ujar dr. Dara Ayuningtyas, dilp.AAAM.

Meski demikian, dr. Dara menilai banyak orang justru tidak mendapatkan manfaat detox saat puasa. Hal ini karena pola makan ketika berbuka sering kali kurang sehat.

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan bahwa menu buka puasa yang umum dikonsumsi biasanya gorengan dan makanan manis berlebihan. Padahal, jenis makanan tersebut bisa memicu berbagai masalah kulit.

"Biasanya pada saat bulan puasa, bukanya itu dengan gorengan dan hal-hal yang manis, jadi nggak detox lagi," jelasnya.

Makanan tinggi gula dan minyak dapat memicu peradangan pada kulit, meningkatkan produksi minyak, hingga menyebabkan jerawat.

Agar puasa benar-benar membantu menjaga kesehatan kulit, dr. Dara menyarankan untuk memperhatikan pilihan makanan saat berbuka. Menurutnya, menu yang kaya nutrisi akan membantu kulit tetap sehat dan mendukung proses detoksifikasi tubuh.

"Baiknya pada saat buka puasa kita memilih nutrisi yang tepat, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan mengurangi karbohidrat," kata dr. Dara.

Buah dan sayur mengandung vitamin, mineral, serta antioksidan yang sangat baik untuk kulit. Nutrisi tersebut dapat membantu menjaga kelembapan kulit, melawan radikal bebas, dan membuat kulit tampak lebih segar.

Dengan pola makan yang tepat, puasa sebenarnya bisa menjadi momen untuk memperbaiki pola hidup dan kesehatan kulit. Mengurangi makanan berminyak, gula berlebih, serta memperbanyak konsumsi makanan bergizi dapat membantu kulit terlihat lebih sehat selama Ramadan.

(vio/vio)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads