5 Cara Bikin Konten yang Menarik untuk Jualan di TikTok Selama Bulan Puasa
Ramadan bukan hanya jadi ladang pahala tapi juga rezeki yang berlimpah. Selama bulan puasa, banyak kesempatan mendapatkan keuntungan jika pintar membaca peluang. Salah satunya adalah dengan membuka usaha atau bisnis yang terkait dengan momen setahun sekali ini. Namun jangan hanya berjualan, kamu juga harus tahu cara memasarkannya, termasuk dengan bikin konten TikTok.
Selama Ramadan, TikTok menjadi sarana mencari mencari hiburan sekaligus inspirasi. Hal itu patut dimanfaatkan pemilik usaha atau afiliator untuk menjajakan dan mempromosikan bisnis. Berdasarkan data, penjualan terutama untuk produk fashion muslim, makanan, dan minuman mengalami peningkatan rata-rata 5 kali lipat.
Tips Bikin Konten dari Jordy Onsu
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jordy Onsu adalah salah satu afiliator yang mendulang untung di bulan Ramadan. Artis yang sering mempromosikan berbagai produk di akun TikTok-nya itu punya cara tersendiri untuk mendapatkan pembeli. Melalui konten atau live, Jordy mengaku selalu memposisikan dirinya sebagai pembeli untuk mendapatkan perhatian dan kepercayaan mereka.
"Kuncinya adalah konsisten, kreatif, dan kualitas dari produknya sendiri. Aku memposisikan diriku jadi pembeli dulu. Kalau dulu kan yang populer gaya jualan TikTok China yang teriak-teriak. Kalau aku pribadi nggak suka begitu. Jadi aku serve dengan pengetahuan dan penjelasan," ujarnya.
Hal lain yang menurutnya penting saat bikin konten untuk mempromosikan usaha di bulan Ramadan adalah diferensiasi dan konsisten. "Bikin konten yang pasti konsisten karena TikTok nggak liat orangnya tapi konsistensinya. Kedua, productivity kita perbarui karena kita nggak mungkin jualan yang sama terus. Ketiga bisa dengan pemasangan iklan," kata adik Ruben Onsu itu.
Pakai Tagar Trending
Selain tips dari Jordy Onsu sebagai afiliator, hal lain yang bisa dilakukan untuk membuat konten menarik selama Ramadan adalah melihat tagar yang trending. Menurut, Edwin Lengkei, Communications Lead, TikTok Indonesia, #promoramadhan #bukber #munggahan #marhabanyaramadhan #mudik bisa ditambahkan dan jadi inspirasi.
Waktu Upload dan Live
Kebiasaan orang Indonesia memang berubah selama bulan puasa, termasuk cara mereka mengkonsumsi media sosial. Menurut Antonia Adega selaku Communications Senior Lead, Tokopedia and TikToK E-commerce Indonesia, salah satu waktu yang tepat untuk mengunggah konten adalah pada pukul 04:00 sampai 05:00.
Produk yang Laku Saat Bulan Ramadan
Menyesuaikan kebutuhan mereka yang berpuasa dan merayakan Lebaran, produk yang trending dan laku tentu juga berubah. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk kamu yang ingin berjualan atau membuat konten selama bulan puasa.
"Fashion muslim, makanan, dan minuman mengalami peningkatan hingga lima kali. Produk-produk, seperti gamis, mukena, kopi, kemeja, dan ponsel banyak diminati selama seminggu ini," kata Antonia.
Tips Bikin Konten untuk Jualan Saat Ramadan
Antonia melanjutkan kunci konten yang sukses meraih pasar di bulan puasa adalah gabungan dari kualitas produk juga strategi marketing. Menurutnya, mereka yang sukses mendapatkan berlipat penjualan tidak hanya fokus pada produk yang relevan tapi juga konten yang kreatif. Hal tersebut bisa dilakukan dengan memanfaatkan fitur di TikTok hingga kolaborasi.
"Caranya bisa dengan membuat koleksi terbaru yang berhubungan dengan Ramadan, membuatkonten yang berkolab dengan artis atau kreator atau afiliator, streaming dengan konsep menarik, dan menggunakan fitur dalam platform, misalnya iklan gratis atau kampanye yang disediakn TikTok dan Tokopedia,"
(ami/ami)










































