Profesinya Dikenal Maskulin, Doktor Musik Ungkap Tantangan Konduktor Wanita
Anggi Mayasari - wolipop
Rabu, 24 Jul 2019 17:03 WIB
Jakarta
-
Profesi konduktor musik dikenal sebagai pekerjaan yang didominasi oleh pria. Bukan hanya di Indonesia, di negara-negara lain pun banyak pria yang memilih jalur karier sebagai konduktor musik.
Tapi, wanita bernama Nathania Karina berani menggeluti profesi yang jarang dilakukan oleh banyak wanita. Sebagai konduktor orkestra wanita, Nia sudah kerap tampil di berbagai negara.
Seniman yang meraih gelar Doctor of Musical Arts di Music Education Boston University pada 2015 ini mengungkapkan bahwa tak hanya di Indonesia, di luar negeri profesi konduktor musik masih dianggap maskulin. Nia pun ingin mendorong para wanita lain untuk tidak takut berkarier sebagai seorang konduktor
"Addie MS, Erwin Gutawa, Andi Rianto, Purwacaraka itu kan pria semua, nah aku ingin mendorong untuk para wanita bahwa karier yang tadinya nggak pernah terpikir kalau kita wanita itu sebenernya besar banget, cuma memang harus pintar dan cermat untuk menempatkan diri di situ," kata Nia kepada Wolipop saat ditemui di Kantorkuu Citiwalk Sudirman, Jakarta Pusat.
Menurut lulusan musik di National University of Singapore wanita dianggap tak cocok menjadi konduktor musik karena sifat alamiahnya yang mudah emosi. Tak hanya itu, banyak wanita yang juga menghindari profesi konduktor musik karena takut.
"Biasanya orang menghindari dari segi leadershipnya karena kan konduktor ini memimpin. Jadi ya lebih kayak dihargai kekurangannya bahwa memang kita sebagai wanita lebih emosional tapi, sisi emosional ini bisa kita pakai untuk hal yang baik," terang Nia.
"Cuma mau lebih mendorong buat perempuan bahwa ini bukan sesuatu profesi yang nggak mungkin untuk wanita jadi music director, jadi seorang konduktor itu bukan nggak mungkin," imbuhnya.
Sebagai konduktor wanita, Nia pun mengakui bingung dengan busana yang akan dikenakannya saat tampil di panggung orkestra. "Karena ya konduktor itu identiknya selalu pakai jas pinguin itu dan itu lumayan bingung. Tapi selalu aku combine, aku pakai dress panjang, rok tenun batik, tapi juga harus nyaman karena kita kan bergerak," ujar Nia. (agm/eny)
Tapi, wanita bernama Nathania Karina berani menggeluti profesi yang jarang dilakukan oleh banyak wanita. Sebagai konduktor orkestra wanita, Nia sudah kerap tampil di berbagai negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Addie MS, Erwin Gutawa, Andi Rianto, Purwacaraka itu kan pria semua, nah aku ingin mendorong untuk para wanita bahwa karier yang tadinya nggak pernah terpikir kalau kita wanita itu sebenernya besar banget, cuma memang harus pintar dan cermat untuk menempatkan diri di situ," kata Nia kepada Wolipop saat ditemui di Kantorkuu Citiwalk Sudirman, Jakarta Pusat.
Menurut lulusan musik di National University of Singapore wanita dianggap tak cocok menjadi konduktor musik karena sifat alamiahnya yang mudah emosi. Tak hanya itu, banyak wanita yang juga menghindari profesi konduktor musik karena takut.
"Biasanya orang menghindari dari segi leadershipnya karena kan konduktor ini memimpin. Jadi ya lebih kayak dihargai kekurangannya bahwa memang kita sebagai wanita lebih emosional tapi, sisi emosional ini bisa kita pakai untuk hal yang baik," terang Nia.
"Cuma mau lebih mendorong buat perempuan bahwa ini bukan sesuatu profesi yang nggak mungkin untuk wanita jadi music director, jadi seorang konduktor itu bukan nggak mungkin," imbuhnya.
Sebagai konduktor wanita, Nia pun mengakui bingung dengan busana yang akan dikenakannya saat tampil di panggung orkestra. "Karena ya konduktor itu identiknya selalu pakai jas pinguin itu dan itu lumayan bingung. Tapi selalu aku combine, aku pakai dress panjang, rok tenun batik, tapi juga harus nyaman karena kita kan bergerak," ujar Nia. (agm/eny)
Pakaian Pria
Investment Piece Under 500K! Rekomendasi Ikat Pinggang Pria yang Bikin Celana Lebih Rapi & Proporsional
Kesehatan
Sering Mobilisasi & Terpapar Polusi? Ini Pilihan Masker Medis yang Nyaman Dipakai Sehari-Hari!
Pakaian Pria
Lebih Suka Pakai Jam Digital? Ini Rekomendasi Jam Digital yang Utamakan Fungsi +Bonus Tampilan Keren
Pakaian Pria
Cari Jam Automatic yang Kepakai Terus? Parlent Gallant Vortex 42MM Bisa Jadi Pilihan!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Viral! Pasutri Rela Terjang Hutan dan Ancaman Harimau demi Sekolah Terpencil
Kisah Pria 1 Tangan Jadi Ojol untuk Biaya Pernikahan Bikin Salut Netizen
Cegah Retur Nakal, Penjual Online Pakai Label Unik Mouse Pad-Pakaian Dalam
Daddoa YouTuber KBeauty Meninggal di Usia 29, Pernah Curhat Soal Bullying
Viral Wanita Jadi Operator Ekskavator, Dihias Motif Hello Kitty Biar 'Girlie'
Most Popular
1
Viral Rompi Lepas Pasang Jadi Tren Baju Lebaran, Ini Harganya di Tanah Abang
2
5 Drama Korea Romantis CEO Tampan Terbaru yang Bikin Baper
3
Ramalan Zodiak 10 Januari: Libra Lebih Teliti, Scorpio Masih Boros
4
Kendall Jenner Geram Dituding Operasi Plastik, Tegaskan Wajahnya Alami
5
Ramalan Zodiak Cinta 10 Januari: Pisces Lebih Tegas, Libra Singkirkan Ego
MOST COMMENTED











































