Pelajaran Hidup dari Mahasiswa Abadi yang 11 Tahun Belum Lulus Kuliah

Rahmi Anjani - wolipop Selasa, 18 Jun 2019 06:15 WIB
Foto: iStock Foto: iStock

Jakarta - Bagi banyak orang, masa-masa kuliah adalah momen paling membahagiakan. Meski menyenangkan dan penuh kenangan umumnya para mahasiswa tak ingin menghabiskan terlalu lama duduk di bangku universitas. Tapi tampaknya tidak dengan pria bernama Charles Peak ini. Pria ini patut dijuluki 'mahasiswa abadi' karena kuliah S1 selama 11 tahun terakhir.

Charles menceritakan perjalanan panjangnya dalam meraih gelar S1. Kepada Vice, pria tersebut bercerita mengapa butuh waktu sangat lama untuk pria berusia 29 ini menyelesaikan studi yang biasanya selesai dalam waktu empat tahun. Ternyata Charles pernah pindah jurusan hingga sering cuti.

"Aku mulai jurusan ganda niaga/sains di 2007. Aku langsung menemukan bahwa sains menyenangkan tapi niaga sedikit sulit. Aku tidak pernah benar-benar berkomitmen pada universitas. Aku hanya melakukannya karena...apa lagi yang harus dilakukan?
Aku juga hidup di waktu ketika semua orang jadi kaya karena internet. Aku suka IT jadi aku pikir aku akan membangun situs besar, jadi kaya, lalu drop out. Tapi aku langsung sadar itu tidak akan terjadi," ungkapnya.

Pria asal Australia tersebut sering cuti ketika ia merasa kuliahnya tersendat. Setelah merasa jika niaga dan sains bukanlah jurusan yang tepat setelah tiga tahun mulai kuliah, Charles akhirnya pindah ke Kimia yang masih dijalaninya hingga sekarang.

Hingga kini Charles sudah menghabiskan 11 tahun di sebuah universitas di Melbourne. Menjadi seseorang dengan julukan 'mahasiswa abadi', Charles pun merasa sedikit malu. Apalagi banyak teman-temannya yang kini sudah punya karier sedangkan ia masih berkutat di kampus. Meski begitu Charles mengaku tidak menyesal.

"Aku tidak menyesalinya. Aku sangat mudah terganggu tapi aku pikir masalah utamanya adalah tidak tahu karier apa yang aku inginkan sejak awal. Kadang-kadang aku merasa malu tapi aku menikmati apa yang aku lakukan. Kadang aku mendapat sindiran dari keluarku mengenai betapa lamanya (aku kuliah) tapi tidak ada alasan untuk menyesali apa yang kulakukan," tutur Charles.

Salah satu hal yang kurang disukai Charles dengan statusnya sebagai mahasiswa abadi adalah terkait kehidupan cinta. Ia mengaku kini lebih sulit mencari pacar karena tidak mudah menemukan wanita di kampus yang seumuran dengannya.

Terbiasa di kampus selama belasan tahun, Charles juga mengaku tidak tahu apa yang akan terjadi setelah ia lulus. "Berada di universitas selalu membuatku merasa aku tahu apa yang aku lakukan dan aku tidak terlalu yakin dengan apa yang akan terjadi ketika aku selesai," katanya. (ami/ami)