Viral Penulis Arab Usulkan Ibu Rumah Tangga Dapat Gaji Bulanan, Setuju?

Silmia Putri - wolipop Jumat, 03 Mei 2019 05:30 WIB
Ilustrasi ibu rumah tangga. Foto: Thinkstock Ilustrasi ibu rumah tangga. Foto: Thinkstock

Jakarta - Pekerjaan ibu rumah tangga seringkali disepelekan. Padahal, para istri yang bekerja dari matahari terbit hingga terbenam memiliki tugas yang berat.

Hal tersebut mendorong seorang penulis asal Arab bernama Dr. Ahmed Al Arfaj mengusulkan para ibu rumah tangga, khususnya di Arab, mendapatkan bayaran untuk pekerjaannya. Ia mengungkapkannya di salah satu program TV 'Ya Hala'.


"Aku mempersembahkan ini untuk para prajurit tanpa nama, ibu rumah tangga. Setiap pekerjaan harus mendapat penghargaan, baik itu untuk jurnalis, dokter, karyawan pelayanan publik, teknisi, dan seluruh ibu rumah tangga yang merupakan pejuang sesungguhnya," ungkap Ahmed dilansir dari Stepfeed.





Menurut Ahmed, di beberapa negara seperti Kuwait, para ibu rumah tangga mendapatkan bayaran. Menurutnya, ibu rumah tangga sangat layak mendapatkan gaji karena mereka bekerja luar biasa.

Ia mengusulkan ini kepada pemerintah Arab. Dari hitungannya, jika seorang IRT mendapat upah 2000 Reyal atau sekitar Rp 7,5 juta perbulan, pemerintah Arab hanya akan mengeluarkan 12 miliar reyal pertahun atau sekitar Rp 45.552.488.808.000.

"Bahkan jika kita membayar 1000 reyal saja, sebagai apresiasi untuk apa yang sudah mereka lakukan," tambahnya.


Perkataannya menarik banyak perhatian netizen, terutama wanita. Para ibu di Arab berterima kasih dengan usulan dan pendapat sang doktor, dan berharap hal itu menjadi kenyataan.

"Saya seorang ibu rumah tangga dan saya ingin berterima kasih untuk segala hal yang saya lakukan karena tidak bisa dilakukan oleh orang lain," ungkap seorang pengguna Twitter mengomentari ungkapan Dr. Ahmed.

Bagaimana jika usulan tersebut terjadi di Indonesia? Apakah mungkin dilakukan?
(sil/sil)