Kisah Inspiratif Pemadam Kebakaran Cantik yang Dulunya Gelandangan

Anggi Mayasari - wolipop Minggu, 28 Apr 2019 13:45 WIB
Foto: dok. HANDOUT Foto: dok. HANDOUT

Jakarta - Pemadam kebakaran top di Inggris yang berparas cantik ini menceritakan kisahnya bagaimana ia hidup sebagai gelandangan di usia 15 tahun telah membantunya tabah dan bertekad untuk berhasil di tempat kerja.

Sabrina Cohen-Hatton kini merupakan kepala petugas pemadam kebakaran. Memiliki gelar PhD, ia juga dikenal sebagai penulis yang beberapa karyanya telah diterbitkan.

Kisah Inspiratif Pemadam Kebakaran Cantik yang Dulunya GelandanganFoto: dok. HANDOUT
Wanita berusia 36 tahun ini pernah menghabiskan dua tahun di jalanan. "Itu sangat tidak menyenangkan. Tetapi ada hal-hal positif yang keluar dari waktu itu," kata Sabrina kepada Wales Online.

"Karena saya telah menjalani kehidupan yang lain itu, saya tahu betapa sulitnya hidup ini dan bagaimana saya dihancurkan berulang kali. Saya tahu bahwa betapa pun sulitnya hidup saya, hidup semestinya tidak sesulit itu," imbuhnya.

Kehidupannya sebagai tunawisma memberikan Sabrina ketabahan dan tekad, serta membuatnya sangat menghormati semua orang. Ia akhirnya berhasil keluar dari hidupnya di jalan-jalan di Newport, Wales Selatan, melalui berjualan di sebuah perusahaan dan bergabung dengan dinas pemadam kebakaran. Bukunya The Heat of the Moment mencerminkan hal ini, yang ia sebut sebagai "kehidupan lain".

"Salah satu hal yang saya bicarakan dalam buku adalah tentang bagaimana kehidupan itu membentuk apa yang terjadi kemudian. Ketika saya mengambil PhD saya, saya bekerja tanpa henti dan saya pikir itu adalah salah satu hal yang benar-benar membantu saya," kata wanita yang tinggal di Cardiff itu.

Setelah menabung cukup lama, Sabrina bisa membeli apartemen murah di Welsh Valleys pada akhir masa remajanya. Ia pun mengaku bahwa itu benar-benar sulit karena butuh beberaa upaya yang tak mulus.

Kisah Inspiratif Pemadam Kebakaran Cantik yang Dulunya GelandanganFoto: dok. HANDOUT
Sebelum tinggal di jalanan, Sabrina tidak pernah berpikir untuk bergabung dengan dinas pemadam kebakaran. "Alasan mengapa dinas pemadam kebakaran menarik saya, karena saya telah menghabiskan waktu di jalan-jalan menjalani hari terburuk saya, dan dalam dinas pemadam kebakaran Anda sangat istimewa karena Anda membantu orang lain ketika mereka mengalami hari terburuk yang mungkin terjadi," tutur Sabrina

"Itu karena menjadi gelandangan yangmembuatku melihat bagaimana aku bisa membantu orang lain," tambahnya.
(agm/ami)