Mengenal Sabrina Pasterski, Wanita Muda yang Dijuluki Einstein Zaman Now

Anggi Mayasari - wolipop Senin, 22 Apr 2019 15:59 WIB
Sabrina Pasterski, wanita jenius yang dijuluki Albert Einstein zaman now. Foto: Istimewa Sabrina Pasterski, wanita jenius yang dijuluki Albert Einstein zaman now. Foto: Istimewa

Jakarta - Kenalan dengan Sabrina Gonzalez Pasterski, fisikawan muda yang digadang-gadang sebagai penerus Albert Einstein. Ia adalah orang termuda yang mampu membuat dan menerbangkan pesawatnya sendirian.

Wanita kelahiran 1993 ini bermimpi untuk menjadi ahli aeronautical, ilmu tentang dunia penerbangan. Ketika dia baru berumur 14 tahun, Sabrina membangun pesawat bermesin tunggal sendirian dan kemudian menerbangkannya ke Danau Michigan. Butuh waktu dua tahun untuk menyelesaikan prestasi yang dia dokumentasikan di Youtube.

Pada 2010, gadis berdarah Kuba-Amerika ini lulus dari Illinois Mathematics and Science Academy dan terdaftar di Massachusetts Institute of Technology (MIT). Sabrina sebelumnya harus menunggu untuk diterima di MIT, tetapi ketika Profesor Allen Haggerty dan Earll Murman melihat videonya tentang pesawat, mereka lebih dari yakin bahwa Sabrina pantas mendapatkan tempatnya di MIT.



Prestasi Sabrina di MIT sungguh fantastis. Dia berhasil lulus hanya dalam waktu tiga tahun dan meraih nilai tertinggi dengan IPK 5,0. Dia pun menjadi kandidat PhD di Harvard. Tak hanya itu, menurut Nextshark, wanita yang lahir di Chicago, Amerika Serikat itu telah ditawari pekerjaan oleh Jeff Bzos di Amazon sebagai pengembang atau produsen kedirgantaraan Blue Origin.

Sabrina PasterskiSabrina Pasterski. Foto: Istimewa


Saat kelulusannya dengan IPK 5,0 ini viral, dirinya pun dijuluki sebagai The Next Einstein. Namun ternyata Sabrina tidak nyaman dengan gelar tersebut. "Aku hanya mahasiswa yang baru lulus. Masih banyak yang harus aku pelajari. Aku tidak pantas mendapatkan perhatian ini," katanya merendah.

Sabrina yang kecerdasannya diakui oleh orang banyak juga menarik perhatian beberapa ilmuwan terkemuka yang bekerja di NASA dan SpaceX. Pada 2015, wanita 25 tahun itu masuk dalam daftar 30 under 30, orang-orang muda berprestasi yang dirilis Forbes. Dan pada 2018, dia mendapat penghargaan dari Albert Einstein Foundation Genius 100 Visions Project sebagai satu dari 100 ilmuwan dan inovator di masa sekarang.

Sosok Sabrina dalam kesehariannya tidak seperti anak muda kebanyakan. Dia mengaku tak memiliki smartphone dan menghindari media sosial.



(eny/eny)