Diberi Libur 10 Hari, Setengah Pekerja Jepang Nggak 'Happy'
Rahmi Anjani - wolipop
Kamis, 11 Apr 2019 07:37 WIB
Jakarta
-
Hari libur yang ditetapkan pemerintah jadi salah satu waktu paling ditunggu untuk para pekerja, terutama orang-orang kantoran. Namun sepertinya tidak semuanya demikian. Para workaholic atau orang yang suka bekerja mungkin merasa kecewa karena dipaksa tidak masuk kerja. Tidak percaya ada orang seperti itu? Menurut riset, hampir setengah orang Jepang berpikir demikian.
Orang Jepang memang dikenal dengan etos kerjanya. Banyak dari mereka yang workaholic mungkin sampai tidak menyukai hari libur nasional. Padahal liburan diberikan sampai 10 hari dari 27 April sampai 6 Mei untuk memperingati Kaisar Akihito yang turun tahta setelah 30 tahun menjabat.
Hari libur yang biasanya hanya diberikan empat hari setiap tahun diperpanjang menjadi lebih dari dua kali lipat. Banyak orang mungkin bersorak dengan kabar ini karena bisa menggunakannya untuk liburan, berkumpul dengan orang tersayang, atau bersantai sejenak dari padatnya aktivitas. Tapi berdasarkan survei yang dilakukan koran Asahi Shimbun, hampir setengah orang Jepang justru tidak suka.
Menurut riset, 45% warga Jepang merasa tidak senang dengan perpanjangan hari libur menjadi 10 hari itu. Dan hanya 35% dari mereka yang benar-benar bahagia bisa rehat dari kantor.
Namun alasannya bukan semata-mata karena mereka adalah workaholic. Beberapa orang mengatakan jika mereka tidak punya tujuan untuk menghabiskan waktu liburan. Lainnya mengaku sangat sibuk sehingga tetap bakal bekerja. Pekerja yang juga orangtua pun merasa kurang senang karena ada perubahan jadwal mendadak, terutama untuk pekerja di sektor jasa.
"Sejujurnya aku tidak tahu bagaimana cara menghabiskan waktu ketika kami tiba-tiba diberi liburan 10 hari," tulis Seishu Sato, pekerja finance, di Twitter. "Untuk orangtua yang bekerja di sektor jasa, liburan 10 hari membuat pusing. Penitipan anak setelah sekolah, tempat penitipan, semuanya tutup," tulis seorang netizen. "Aku tidak akan bisa libur. Sebaliknya, kami akan benar-benar sibuk," kata yang lain. (ami/ami)
Orang Jepang memang dikenal dengan etos kerjanya. Banyak dari mereka yang workaholic mungkin sampai tidak menyukai hari libur nasional. Padahal liburan diberikan sampai 10 hari dari 27 April sampai 6 Mei untuk memperingati Kaisar Akihito yang turun tahta setelah 30 tahun menjabat.
Hari libur yang biasanya hanya diberikan empat hari setiap tahun diperpanjang menjadi lebih dari dua kali lipat. Banyak orang mungkin bersorak dengan kabar ini karena bisa menggunakannya untuk liburan, berkumpul dengan orang tersayang, atau bersantai sejenak dari padatnya aktivitas. Tapi berdasarkan survei yang dilakukan koran Asahi Shimbun, hampir setengah orang Jepang justru tidak suka.
Foto: Franck Robichon/Pool via Reuters/File Photo |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejujurnya aku tidak tahu bagaimana cara menghabiskan waktu ketika kami tiba-tiba diberi liburan 10 hari," tulis Seishu Sato, pekerja finance, di Twitter. "Untuk orangtua yang bekerja di sektor jasa, liburan 10 hari membuat pusing. Penitipan anak setelah sekolah, tempat penitipan, semuanya tutup," tulis seorang netizen. "Aku tidak akan bisa libur. Sebaliknya, kami akan benar-benar sibuk," kata yang lain. (ami/ami)
Kesehatan
Sakit Kepala & Nyeri Otot Datang Tiba-Tiba? Ini 2 Obat Andalan yang Wajib Ada di Rumah!
Home & Living
Masak Lebih Praktis & Stylish, Inilah Rekomendasi Spatula Set Wajib Punya di Dapur!
Home & Living
Nasi Pulen Tanpa Ribet dengan Pilihan Rice Cooker Digital untuk Kebutuhan Harian!
Home & Living
Upgrade Kebersihan Rumah dengan Tempat Sampah Sensor yang Lebih Higienis & Praktis!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Merekam Jejak Organisasi Perempuan Tertua Indonesia, Target Diakui UNESCO
Kisah Pengemis Bikin Geram, Punya 3 Rumah Bahkan Buka Usaha Pinjaman
Daftar 10 Pekerjaan Terancam AI dan yang Diprediksi Tetap Aman
Kris Jenner Dijuluki 'Ratu Janda' di China, Jadi Simbol Keberuntungan Gen Z
50 Kata-kata Motivasi Kerja Singkat agar Lebih Semangat Usai Libur Lebaran
Most Popular
1
Potret Dukun Gen Z Korea yang Viral Dituduh Unggah Foto Seksi Demi Sensasi
2
Aksi Ekstrem Istri di China, Nekat Gelantungan di Truk Demi Awasi Suami
3
Gaya Mahalini Liburan di Jepang, Padu Padan Rok & Celana Pendek yang Stylish
4
Aksi Edit Foto Terbongkar, Influencer Tempel Wajah ke Tubuh Orang Lain
5
Foto Jennifer Bachdim & Putrinya Nyuci Baju di Amerika Disorot, Pakai Bathtub
MOST COMMENTED












































Foto: Franck Robichon/Pool via Reuters/File Photo