Jangan Bingung, Ini Cara Mudah Pilih Baju yang Tepat untuk Interview Kerja

Rahmi Anjani - wolipop Sabtu, 29 Sep 2018 09:46 WIB
Foto: thinkstock
Jakarta - Ada wawancara kerja di waktu dekat dan bingung harus pakai apa? Meski kemampuan dan pengalaman tentu lebih utamakan, penampilan juga penting diperhatikan. Pakar menyarankan agar Anda menyesuaikan pakaian dengan industri kerja. Jika Anda juga kurang tahu seperti apa nuansa kantor yang dilamar, ada satu hal bisa dilakukan.

Meski bermaksud untuk mengimpresi calon atasan, Anda tak perlu tampil terlalu 'gaya' atau terlalu rapi ternama ketika interview. Namun paling tidak busana yang digunakan sesuai dengan industri. Tapi sering kali pelamar yang belum punya banyak pengalaman belum ada gambaran mengenai busana apa yang cocok dengan perusahaan. Di zaman serba canggih ini, hal itu tak seharusnya jadi masalah.

"Beberapa kesalahan paling umum yang dilakukan ketika berdandan untuk wawancara adalah mengikuti nasehat tua dan ketinggalan zaman. Atau tidak pelan-pelan dalam melakukan riset dan bertanya mengenai budaya perusahaan sebelumnya," kata CEO situs karier Ladders, Marc Cenedella kepada Business Insider.

Dikatakan jika perusahaan saat ini lebih banyak menerapkan dress code kasual bisnis atau benar-benar kasual. Jadi, akan aneh jika Anda berpakaian terlalu rapi dengan setelan jas dan dasi jika bosnya saja pakai sandal ke kantor. Menurut Marc tampil terlalu profesional bisa membuat Anda terlihat tidak bisa membaur.

"Berpakaian berlebihan untuk wawancara bisa mengirim pesan kuat dan negatif kepada calon rekan kerjamu di tempat kerja yang lebih kasual. Mereka mungkin akan memberi kesimpulan mengenai kemampuanmu membaca dan mengerti lingkungan mereka," ungkap Marc.

Untuk menghindari hal tersebut, Anda bisa bertanya kepada teman yang bekerja atau mengerti nuansa kerja di perusahaan itu. Tanyakan apakah setengah kantor memakai dasi atau kaus? Mana yang terlihat lebih aneh di sana, berbusana formal kasual atau formal profesional?

Satu hal mudah yang bisa Anda lakukan tanpa banyak bertanya adalah melihat media sosial perusahan tersebut jika memang ada. Perhatikan seperti apa penampilan kebanyakan pekerja dan bosnya. Jika masih bingung, kenakan saja busana bergaya 'smart business casual'. (ami/ami)