Agar Belanja Online Aman, Hindari Tulis Tanggal Lahir di Social Media
Hestianingsih - wolipop
Rabu, 13 Apr 2016 14:47 WIB
Jakarta
-
Anda termasuk wanita yang lebih suka online shopping ketimbang belanja di toko konvensional? Maka sebaiknya berhati-hati saat melakukan transaksi online.
Transaksi jual-beli di dunia maya sangat rentan akan pencurian data. Informasi pribadi yang dicuri bisa dimanfaatkan untuk hal-hal tidak benar, misalnya penipuan yang mengatasnamakan si korban. Untuk itu sangat penting mengetahui aturan-aturan dasar saat ber-online shopping untuk mengamankan diri dari kejahatan cyber.
Bella Wibowo, community manager Google Indonesia memaparkan hal-hal apa saja yang perlu Anda perhatikan ketika bertransaksi online. Pertama, pastikan Anda berbelanja dari website resmi yang telah terjaga keamanannya. Bagaimana cara mengetahuinya?
"Kalau belanja online kan biasanya pakai kartu kredit dan saat transaksi sedang berjalan, hacker bisa saja mencuri data Anda di tengah-tengah proses itu. Pastikan URL dari website tersebut ada tanda gembok hijau dan link-nya tertulis https. Huruf 'S' berarti 'secure'. Ini berarti website tersebut aman dan menjaga agar di tengah jalan tidak ada yang bisa coba-coba ambil data Anda," tutur Bella saat diskusi Women 2.0: Wanita dan Teknologi di restoran Blue Jasmine, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (12/4/2016).
Kedua, sebisa mungkin tidak menyebarkan informasi pribadi Anda di online, termasuk social media. Di Facebook, biasanya pengguna akan memasukkan info tanggal lahir, alamat rumah hingga nomor telepon. Hal itu bisa membuka kesempatan orang lain untuk mencuri data Anda.
"Kalau bisa jangan masukkan tanggal lahir atau informasinya di-lock saja. Pernah ada kasus orang meminta kartu pengganti dengan alasan kartu kreditnya hilang. Dia tahu tanggal lahir, nomor telepon dan sebagainya tapi alamat pengiriman berbeda. Jadi si penipu dapat kartu pengganti yang sudah diaktifkan sehingga kartu korban yang asli diblokir," tutur Bella.
Ketiga, selalu sign out kapan pun Anda selesai bertransaksi atau menggunakan notebook. Terlebih lagi jika notebook milik kantor atau digunakan berbarengan. Hal ini untuk mencegah agar peretas tidak terlalu mudah mengakses komputer dan mencuri data-data penting Anda.
Keempat adalah rutin meng-update OS atau operating system. Ada alasannya kenapa produsen alat-alat teknologi seperti notebook, smartphone atau tablet selalu memperbaharui sistem operasi mereka.
"Hacker selalu mencoba mengambil info personal Anda. Dengan meng-update OS, hacker jadi tidak bisa mencari celah untuk mengambil info," tukasnya.
Langkah terakhir adalah mengganti password secara berkala. Baik itu password email, akun social media, akun keanggotaan situs online shop dan sebagainya. Bella menyarankan untuk mengganti password setiap satu tahun sekali. Tujuannya agar akun-akun online Anda tak mudah diretas. Password yang dibuat pun sebaiknya jangan terlalu mudah.
"Minimum delapan karakter dengan kombinasi angka dan huruf (huruf besar- huruf kecil). Kesannya memang repot ya tapi itu sangat penting untuk keamanan bertransaksi online," tandas Bella. (hst/hst)
Transaksi jual-beli di dunia maya sangat rentan akan pencurian data. Informasi pribadi yang dicuri bisa dimanfaatkan untuk hal-hal tidak benar, misalnya penipuan yang mengatasnamakan si korban. Untuk itu sangat penting mengetahui aturan-aturan dasar saat ber-online shopping untuk mengamankan diri dari kejahatan cyber.
Bella Wibowo, community manager Google Indonesia memaparkan hal-hal apa saja yang perlu Anda perhatikan ketika bertransaksi online. Pertama, pastikan Anda berbelanja dari website resmi yang telah terjaga keamanannya. Bagaimana cara mengetahuinya?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua, sebisa mungkin tidak menyebarkan informasi pribadi Anda di online, termasuk social media. Di Facebook, biasanya pengguna akan memasukkan info tanggal lahir, alamat rumah hingga nomor telepon. Hal itu bisa membuka kesempatan orang lain untuk mencuri data Anda.
"Kalau bisa jangan masukkan tanggal lahir atau informasinya di-lock saja. Pernah ada kasus orang meminta kartu pengganti dengan alasan kartu kreditnya hilang. Dia tahu tanggal lahir, nomor telepon dan sebagainya tapi alamat pengiriman berbeda. Jadi si penipu dapat kartu pengganti yang sudah diaktifkan sehingga kartu korban yang asli diblokir," tutur Bella.
Ketiga, selalu sign out kapan pun Anda selesai bertransaksi atau menggunakan notebook. Terlebih lagi jika notebook milik kantor atau digunakan berbarengan. Hal ini untuk mencegah agar peretas tidak terlalu mudah mengakses komputer dan mencuri data-data penting Anda.
Keempat adalah rutin meng-update OS atau operating system. Ada alasannya kenapa produsen alat-alat teknologi seperti notebook, smartphone atau tablet selalu memperbaharui sistem operasi mereka.
"Hacker selalu mencoba mengambil info personal Anda. Dengan meng-update OS, hacker jadi tidak bisa mencari celah untuk mengambil info," tukasnya.
Langkah terakhir adalah mengganti password secara berkala. Baik itu password email, akun social media, akun keanggotaan situs online shop dan sebagainya. Bella menyarankan untuk mengganti password setiap satu tahun sekali. Tujuannya agar akun-akun online Anda tak mudah diretas. Password yang dibuat pun sebaiknya jangan terlalu mudah.
"Minimum delapan karakter dengan kombinasi angka dan huruf (huruf besar- huruf kecil). Kesannya memang repot ya tapi itu sangat penting untuk keamanan bertransaksi online," tandas Bella. (hst/hst)
Home & Living
Bajumu Berantakan & Nggak Ada Tempat Simpan? Lemari Ini Bisa Jadi Solusinya
Pakaian Wanita
Takut Kecewa Beli Jam Murah? Ini 3 Jam Wanita yang Harganya Masuk Akal & Kualitas Premium
Pakaian Wanita
Lagi Cari Atasan Denim? Ini Rekomendasi yang Nggak Bikin Gaya Kamu Membosankan
Home & Living
Masak Enak Tanpa Ribet! Kamu Harus Lirik Philips Airfryer Low Watt Ini Untuk Jadi Andalan di Dapur
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Foto: Transformasi Bradley Cooper Jadi Lebih Muda, Bikin Pangling Dikira Oplas
2
Most Popular: Viral Pengantin Paling Tak Bahagia, Muka Suram di Pernikahan
3
Ramalan Shio 2026
Rezeki Mengalir Deras! 5 Shio Paling Beruntung di Tahun 2026
4
Viral 'Poverty Challenge' Bikin Murka, Pamer Mi Instan di Atas Ferrari
5
9 Cara Menerapkan Sleep Hygiene agar Tidur Lebih Nyenyak Setiap Malam
MOST COMMENTED











































