Waspada, Ini 4 Efek Negatif Bekerja Shift Malam
Sebagian profesi seperti pada bidang keamanan atau kesehatan menuntut karyawannya untuk bekerja pada malam hari. Umumnya mereka melakukan kerja shift atau bergantian dengan rekan lain untuk periode waktu tertentu. Situasi kerja seperti ini bisa merugikan kesehatan karena tidak teraturnya waktu istirahat. Tak hanya itu saja, bekerja malam juga menyebabkan gangguan tidur sampai meningkatkan sejumlah risiko penyakit berbahaya. Inilah beberapa efek buruk kerja shift malam lainnya yang dikutip dari BBC:
1. Susah Makan Sehat
Bekerja shift malam membuat pekerja susah makan sehat. Mengapa? Karena saat malam, biasanya orang lebih menginginkan asupan yang gurih dan cenderung kurang sehat, seperti snack atau makanan cepat saji. Terlebih makanan sehat seperti sayur dan buah jarang ditemukan pada jam-jam tersebut. Makanan khas tengah malam seperti pizza atau keripik kentang memang dapat 'menghibur sesaat' para pekerja malam tapi dampaknya pada kesehatan bisa membahayakan masa depan.
2. Malas Olahraga
Selain jadi banyak ngemil tak sehat, bekerja shift malam juga membuat para karyawan malas berolahraga. Karena waktu pagi dan siang digunakan untuk beristirahat, sebagian dari mereka jadi tidak sempat untuk melakukan latihan. Selain karena tidak ada waktu, rasa malas berolahraga juga bisa disebabkan karena tubuh lebih lelah saat bekerja malam sehingga pekerja shift lebih memilih untuk beristirahat saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebiasaan tidur para pekerja shift tentu saja berubah-ubah. Bagi orang yang kurang bisa membiasakan diri, kondisi seperti ini bisa membawa mereka pada gangguan tidur. Hal ini pun dialami 40% polisi di Amerika Serikat dan Kanada menurut sebuah studi.
4. Risiko Penyakit
Kombinasi tiga efek buruk di atas dapat menyebabkan pekerja shift malam lebih rentan terkena penyakit. Bukan hanya masalah kesehatan yang tergolong ringan, seperti flu atau kenaikan berat badan, aktif di malam hari dapat meningkatkan sejumlah risiko penyakit berbahaya.
Sebuah penelitian yang dipublikasi Universitas Surrey mengungkapkan tiga hari bekerja malam dapat menyebabkan gen terganggu karena aktif di waktu yang salah. Sementara dalam kurun waktu lima minggu, orang yang baru tidur di pagi hari metabolisme dan glukosa tubuhnya terganggu sehingga risiko diabetes tipe dua jadi meningkat.
Selain diabetes, beberapa masalah kesehatan yang bisa meningkat karena bekerja shift adalah risiko kanker payudara serta naiknya gula darah, tekanan darah, kolesterol, juga obesitas.
Bagi Anda yang kerap bekerja shift atau hanya sampai tengah malam, ada baiknya untuk selalu menerapkan gaya hidup sehat. Rajin berolahraga, makan asupan bergizi, serta tidak merokok bisa menjadi beberapa cara pencegahan. Waspada juga dengan gejala-gejala penyakit yang bisa timbul karena kacaunya waktu istirahat tersebut.
(ami/eny)
Olahraga
Perut dan Paha Lebih Kencang Tanpa ke Gym? Coba 2 Alat Fitness Rumahan Ini yang Lagi Banyak Dipakai!
Kesehatan
Pegal Hilang Hitungan Menit! Alat Pijat Elektrik 5 in 1 Ini Jadi Solusi Relaksasi Praktis di Rumah
Makanan & Minuman
Cuma Ubi Cilembu dan Yoghurt, Dessert Viral Ini Bikin Penasaran!
Pakaian Wanita
Bingung Cari Kado? Hampers Dompet Wanita Elegan Ini Bisa Jadi Pilihan Praktis
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Potret Eks Penyanyi Cilik Maissy Kembali Disorot, Suami Digosipkan Selingkuh
Cara Berpakaian Manajer Google yang Bikin Kerja Lebih Sukses dan Produktif
Foto: Eileen Gu Hingga Jennie Memukau di Fashion Show Chanel Fall 2026
Potret Shaloom Razade Setelah Oplas, Wajah Masih Bengkak & Hidung Diperban











































