Totalitas Akting! Timothee Chalamet 'Rusak' Penglihatan Demi 'Marty Supreme'
Ketika aktor berbicara tentang mendalami karakter, biasanya mereka menjalani latihan dialek selama berbulan-bulan, transformasi fisik, atau mempelajari kehidupan tokoh yang akan diperankan.
Namun bagi Timothée Chalamet, persiapan untuk film nominasi Oscar Marty Supreme jauh lebih ekstrem. Sang aktor bahkan sengaja membuat penglihatannya menjadi kabur demi tampil lebih autentik.
Untuk melakukan hal tersebut, Timothee bekerja sama dengan dokter spesialis mata ternama, Dr. Mitchell Cassel. Dia lah yang membantu menciptakan kondisi penglihatan yang sengaja dibuat buram agar sang aktor bisa merasakan pengalaman bergantung pada kacamata tebal-persis seperti legenda tenis meja Amerika yang diperankannya, Marty Reisman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Timothée sebenarnya tidak membutuhkan kacamata, tapi Marty memakainya. Timothée ingin penampilannya benar-benar terasa autentik," kata Micthell, seperti dikutip dari Page Six.
Dia menjelaskan bahwa Timothee ingin kacamata yang dipakainya tidak sekadar terlihat seperti properti film.
"Untuk benar-benar menghidupkan karakter Marty, ia membutuhkan kacamata yang tampak sangat realistis, dengan lensa tebal dan efek mata yang terlihat rabun," lanjut Mitchell.
Cuplikan adegan dalam film Marty Supreme (2025). Foto: Dok. A24 |
"Timothée ingin kacamata itu terasa seperti kebutuhan nyata, bukan sekadar kostum. Tujuannya bukan hanya membuat lensa tebal, tetapi menciptakan pengalaman benar-benar membutuhkan kacamata."
Dalam kehidupan nyata, Marty Reisman dikenal dengan kacamata tebal yang menjadi ciri khas penampilannya. Aktor 30 tahun itu ingin hubungan antara karakternya dan kacamata tersebut terasa natural, bukan sekadar akting.
Proses 'merusak' mata Timothee pun dimulai seperti pemeriksaan mata biasa.
"Saya memulai dengan pemeriksaan mata menyeluruh untuk mengevaluasi kesehatan mata, ketajaman penglihatan, serta ukuran kornea Timothée," Mitchell.
Setelah itu, ia memasangkan lensa kontak khusus yang membuat penglihatan Timothee kabur.
Cuplikan adegan di film Marty Supreme (2025). Foto: Dok. A24 |
"Kami menggunakan lensa kontak sekali pakai untuk keamanan maksimal. Dengan lensa itu, penglihatannya menjadi buruk, sehingga kacamata benar-benar memiliki fungsi nyata dan menciptakan efek optik yang sama seperti yang dimiliki karakter Marty."
Tanpa kacamata, penglihatan kekasih Kylie Jenner ini memang sengaja dibuat tidak jelas. Namun ketika kacamata tersebut dikenakan, penglihatannya kembali normal.
"Kuncinya adalah menciptakan keseimbangan optik yang sangat terkontrol. Lensa kontak digunakan untuk menciptakan tingkat penglihatan kabur tertentu-seolah-olah itu adalah kondisi dasar Marty," jelasnya.
"Kemudian kami merancang resep kacamata yang secara tepat mengoreksi penglihatan kabur tersebut. Ketika keduanya digunakan bersamaan, penglihatannya kembali normal, tetapi kacamata tetap terlihat seperti milik seseorang yang benar-benar rabun jauh."
Sebelum menyetujui metode yang tidak biasa ini, aspek keamanan menjadi pertimbangan utama. dr. Mitchell menegaskan bahwa perubahan pada penglihatan Timothee dilakukan secara aman dan sepenuhnya bisa dikembalikan seperti semula.
"Keamanan selalu menjadi prioritas utama. Penglihatannya diubah dengan cara yang sangat terkontrol dan bisa dikembalikan seperti semula. Kami memastikan kenyamanan dan kesehatan matanya melalui pemeriksaan menyeluruh," terangnya.
Menariknya, penglihatan yang sengaja dibuat kabur ini juga memberikan efek tak terduga pada performa akting Chalamet. Perubahan tersebut memengaruhi bahasa tubuhnya secara alami-sesuatu yang sulit ditiru jika kacamata hanya digunakan sebagai properti semata.
(hst/hst)











































