Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

4 Cara Cuti dengan Tenang Tanpa Diganggu Pekerjaan

wolipop
Senin, 21 Jul 2014 18:35 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Liburan Hari Raya sebentar lagi tiba. Sebagian dari Anda pasti memiliki rencana untuk cuti selama beberapa hari demi pulang kampung atau sekadar mengisi kebersamaan dengan keluarga. Namun rencana berlibur tak selalu berakhir menyenangkan. Karena beberapa orang kerap masih diganggu dengan urusan pekerjaannya. Terlebih jika Anda adalah seseorang yang memegang posisi cukup tinggi sehingga sering dibutuhkan. Bagaimana caranya agar tenang saat liburan namun tetap bertanggungjawab pada pekerjaan? Berikut empat tipsnya, yang dikutip dari BBC.

1. Tinggalkan Gadget
Cara paling ampuh agar tak terganggu dengan tugas kantor saat cuti atau liburan adalah dengan meninggalkan gadget. Jika tidak dibutuhkan, tinggalkan laptop serta telepon khusus bisnis di rumah. Bila Anda memiliki perasaan tak tenang dan selalu memeriksa email saat cuti, mungkin saja memang waktunya yang kurang tepat. Usahkan untuk mencari waktu-waktu dimana pekerjaan sedang tidak terlalu sibuk, sehingga liburan terasa lebih nyaman.

2. Umumkan Pada Rekan
Tentu saja keputusan untuk tidak ingin dihubungi ketika cuti jangan diambil secara diam-diam. Umumkan pada atasan dan rekan jika Anda akan pergi liburan dan tidak membawa gadget. Namun bila Anda adalah seorang pemegang keputusan, hal ini harus dilakukan dengan tanggung jawab. Sebelum mengambil cuti, tunjuklah satu orang untuk menggantikan sementara posisi Anda dan informasikan dengan jelas apa yang harus ia lakukan selama Anda tak ada.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

3. Tak Perlu Merasa Bersalah
Beberapa dari Anda mungkin kerap merasa bersalah atau tak enak dengan rekan jika lama-lama meninggalkan pekerjaan. Sebenarnya hal ini tidak perlu menjadi beban. Menurut sebuah studi ketika seorang pekerja kembali dari liburan, Ia bisa kembali bersemangat dan lebih siap menghadapi proyek besar berikutnya. Liburan juga penting untuk kesehatan mental dan spiritual. Keluarga pun tidak merasa terabaikan walau Anda sehari-hari sibuk bekerja.

4. Pikirkan Hal Positif
Bagi Anda yang masih tak bisa hilangkan rasa bersalah, pikirkan nilai positifnya bagi rekan-rekan. Keabsenan Anda bisa menjadi sebuah pembelajaran bagi rekan atau junior sehingga mereka bisa lebih berkembang. Anda pun dapat membantu mereka memecahkan masalah secara mandiri dan membangun kerjasama tim yang lebih baik.

(ami/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads