Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Liputan Khusus Profesi Make-up Artist

Marlene Hariman, Make-up Artist Favorit Selebriti Hingga Anak Kuliah

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Jumat, 27 Sep 2013 09:07 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Pribadi Marlene Hariman
Jakarta -

Dalam sehari, tangan-tangan terampil wanita berusia 29 tahun ini bisa mempercantik 7 hingga 10 wajah kliennya. Ia juga pernah terlibat dalam proyek iklan besar yang membutuhkan penataan rias sangat detail, dengan tingkat kesulitan teknik yang cukup tinggi.

Dia adalah Marlene Hariman, seorang make-up artist yang namanya sudah cukup populer di dunia tata rias. Sudah menyenangi make-up sejak kecil, Marlene sukses menjadi penata rias profesional setelah memutuskan berhenti di awal-awal semester kuliahnya.

"Awalnya sempat putus asa ketika keluar dari kuliah saya di London School of Public Relations. Jurusan public relations tidak cocok untuk saya karena aku bukan tipe yang bekerja di depan layar," tutur Marlene dalam wawancara dengan Wolipop melalui email.

Satu tahun sekolah, Marlene pun mantap menekuni profesinya sebagai penata rias. Pada 2007, wanita yang hobi memasak ini mengawali karirnya dengan menjadi freelance make up artist.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proyek besar pertamanya adalah menangani make-up untuk Kontes Dangdut Indonesia (KDI). Saat itulah titik balik karir Marlene. Ia mengaku mendapatkan sangat banyak pengalaman dari ajang pencarian bakat itu. "Belajar bagaimana mengubah muka orang 100 persen," tukasnya.

Setelah KDI, Marlene pun 'laris manis' sebagai make-up artist. Mulai dari merias untuk keperluan pernikahan, fashion, pemotretan majalah, fashion show hingga video klip pernah ia tangani. Keahliannya itu pun membuat pengantin baru ini dipercaya untuk memegang proyek besar lainnya, yaitu merias wajah penyanyi Raisa untuk iklan brand shampo ternama. Kepiawaian Marlene sebagai penata rias pun diuji.

"Brand sebesar Sunsilk membutuhkan make-up yang sangat detail. Harus Natural tapi tetap rapi, sampai ketika difoto harus di-zoom beberapa kali untuk lihat make-up nya sempurna atau tidak," cerita wanita yang pernah mendandani wajah-wajah orang terkenal seperti Andien, Raisa, Nadia Hutagalung dan Maudy Ayunda ini.

Bekerja sebagai make-up artist, Marlene harus siap menghadapi berbagai karakter klien dengan permintaan yang bermacam-macam. Namun ia tetap berusaha bekerja secara profesional. Sebagian besar kliennya pun sudah tahu karakter make-up Marlene yang soft, natural dan flawless sehingga ia tidak terlalu sering menemui masalah.

"Biasanya ibu-ibu yang lebih banyak permintaan. Aku sendiri lebih sering menangani anak kuliah dengan usia 20an tahun," pungkas wanita kelahiran Jakarta yang mengagumi make up artist Kevyn Aucoin ini.

Marlene berkeinginan untuk terus menjadi make-up artist. Meskipun namanya sudah cukup dikenal, wanita yang kini ingin lebih fokus pada wedding make-up ini tidak mau cepat puas dan berhenti belajar. Untuk menjadi penata rias ahli, memperbanyak pengalaman adalah kuncinya karena tidak ada guru yang lebih bagus dari pengalaman sendiri.

Kunci menjadi make-up artist sukses juga harus ulet dan tekun. Pendidikan formal memang diperlukan, tapi itu hanya sebagai dasar. "Sekolah sebenarnya hanya menjadi basic. Selebihnya harus belajar sendiri dari pengalaman dan punya networking yang bagus," pesan Marlene.

(hst/rma)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads