ADVERTISEMENT

Pengantin Tewas Tertembak di Pesta Pernikahannya, Gara-gara Tradisi Ilegal

Kiki Oktaviani - wolipop Selasa, 19 Jul 2022 17:00 WIB
Mahvash Leghaei Foto: dok. Twitter
Firuzabad -

Tradisi melepaskan tembakan ke udara di acara pernikahan umum terjadi di Timur Tengah. Meski kegiatan ini ilegal dan telah dilarang untuk dilakukan, namun masih ada saja pesta pernikahan yang melakukan tradisi yang dianggap berbahaya tersebut.

Seorang pengantin wanita baru saja terbunuh karena tradisi tersebut. Wanita bernama Mahvash Leghaei dari Iran tertembak di kepalanya saat acara pernikahannya.

Peluru tunggal menembus tengkorak kepalanya Mahvash saat dia tengah bersulang dengan suaminya. Sang pengantin tersebut kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Dia sempat mengalami koma sebelum akhirnya meninggal. Tak hanya sang pengantin, dua orang tamu pun ikut menjadi korban penembakan tersebut.

Juru bicara polisi Kolonel Mehdi Jokar mengatakan, "kami mendapat panggilan darurat tentang penembakan di aula pernikahan di kota Firuzabad dan petugas segera dikirim."

"Petugas menemukan bahwa seseorang telah melepaskan tembakan dengan senapan berburu sebagai bagian dari tradisi lokal, tetapi sayangnya karena orang banyak dan kontrol senjata yang buruk, ia menembak tiga orang, dua pria dan pengantin wanita," tambah pihak berwajib.

Si penembak sempat kabur, namun berhasil ditemukan. Saat ditangkap, pria tersebut masih membawa senjata berburunya yang tidak memiliki izin.

Penembak diidentifikasi sebagai pria berusia 36 tahun yang tidak disebutkan namanya, tetapi diketahui sebagai sepupu mempelai pria.

Polisi setempat menegaskan bahwa kebiasaan menembak di pesta pernikahan dilarang karena memicu keadaan yang tidak aman. "Kami akan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang melanggar aturan ini," tambah juru bicara polisi.



Simak Video "Melihat 'Konser' Para Kucing yang Menggemaskan"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)