Midodareni, Putri Tanjung Minta Ayahnya Berikan 4 Pesan Ini ke Guinandra

Eny Kartikawati - wolipop Minggu, 20 Mar 2022 06:15 WIB
Jakarta -

Setelah siraman, rangkaian prosesi adat jelang pernikahan Putri Tanjung berlanjut dengan midodareni. Dalam malam midodareni, Chairul Tanjung menyampaikan sederet pesan untuk calon menantunya, Guinandra Jatikusumo.

Acara midodareni jelang pernikahan Putri Tanjung dan Guinandra Jatikusumo digelar di kediaman keluarga Chairul Tanjung di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (19/3/2022) malam. Pada acara tersebut Putri tidak boleh bertemu dengan Guinandra.

Midodareni sendiri seperti disampaikan perwakilan keluarga Guinandra merupakan budaya Jawa. Midodareni berasal dari kata widodari atau bidadari. Pada malam midodareni dipercaya bidadari turun dari khayangan untuk menyampaikan pesan dan mempercantik calon pengantin wanita.

Pada malam midodareni ini, Guinandra kembali menyampaikan kesungguhannya untuk mempersunting Putri Tanjung. Dan Putri pun mendapat pertanyaan dari ayahnya Chairul Tanjung apakah dia sudah benar-benar yakin untuk menikah dengan Guinandra.

"Bismillahirrahmanirrahim, bapak dan ibu yang Uti cintai...Uti benar-benar sudah yakin. Hanya saja mohon syarat agar bapak membacakan Catur Weda," demikian kata Putri Tanjung yang akrab disapa Uti itu di malam midodareni jelang pernikahannya.

Sesuai permintaan Putri Tanjung, Chairul Tanjung menyampaikan catur weda pada Guinandra Jatikusumo. Catur weda adalah tradisi dalam pernikahan Jawa yang berupa empat wejangan atau nasihat untuk mengarungi bahtera rumah tangga calon pengantin nantinya. Wejangan atau nasihat ini disampaikan oleh ayah atau ibu dari pengantin wanita kepada calon pengantin pria.

Suasana pengajian jelang pernikahan Putri TanjungSuasana pengajian jelang pernikahan Putri Tanjung Foto: @samuelrustandi/morden.co

Berikut isi empat pesan Chairul Tanjung untuk calon menantunya, Guinandra Jatikusumo:

Pertama, Guinandra diminta untuk bersikap lebih dewasa setelah resmi menikah dengan Putri Tanjung. Guinandra juga diharapkan menjadi suami yang baik dan bertanggung jawab.

Kedua, Guinandra diminta menghormati dan menganggap Chairul Tanjung dan Anita Tanjung selayaknya orang tua sendiri. Sebab, CT juga sudah menganggap Guinandra seperti anak sendiri.

Ketiga, Guinandra diminta selalu menjaga sikap agar sesuai hukum yang berlaku. Dengan demikian, dia nantinya akan dihormati oleh sesama warga. Dengan dihormati dan dicintai semua orang, segala usaha untuk dapat tujuan hidup bisa dicapai dengan lancar.

Keempat, Guinandra diminta tak meninggalkan salat, menjalankan rukun Islam, dan menjauhi larangan Allah SWT.

Selain catur weda tersebut, Chairul Tanjung juga memberikan pesan mendalam lainnya untuk Guinandra Jatikusumo. CT berharap, calon menantunya itu bisa menerima Putri Tanjung apa adanya.

"Terakhir terimalah anakku Putri apa adanya, terima ia dengan kekurangan dan kelebihan, terima ia dalam muda dan tuanya, terima ia sehat dan sakitnya. Bimbinglah ia menuju ke rumah tangga bahagia," tutur Chairul Tanjung.

Pernikahan Putri Tanjung dan Guinandra Jatikusumo akan dilaksanakan pada hari ini Minggu (20/3/2022) di kediaman keluarga Chairul Tanjung. Presiden RI Joko Widodo dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono akan bertindak sebagai saksi dalam pernikahan sejoli yang berpacaran sejak 2021 ini.

(eny/eny)