9 Prosesi Pernikahan Adat Sunda dari Lamaran hingga Resepsi

Arina Yulistara - wolipop Sabtu, 12 Mar 2022 14:30 WIB
Prosesi pernikahan adat Sunda. Foto: YouTube/Vidi Aldiano, Instagram Prosesi pernikahan adat Sunda. Foto: YouTube/Vidi Aldiano, Instagram
Jakarta -

Berencana menikah dengan adat Sunda? Dalam prosesi pernikahan adat Sunda, kegiatan adat yang dilakukan tidak hanya pada hari H menikah tapi mulai sebelum lamaran.

Prosesi pernikahan adat Sunda bisa dimulai saat pertemuan keluarga calon pengantin pria dan orangtua calon mempelai wanita. Kemudian prosesi pernikahan adat Sunda lanjut ke lamaran hingga resepsi.

Ada pula beberapa prosesi pernikahan adat Sunda yang memiliki makna khusus, seperti Ngaleupaskeun Japati atau Melepas Merpati saat hari H pernikahan. Prosesi pernikahan adat Sunda tersebut melambangkan bahwa peran orangtua sudah berakhir saat anaknya resmi menjadi suami-istri. Beberapa makna lain juga terselip dalam prosesi pernikahan adat Sunda.

Apa saja prosesi pernikahan adat Sunda yang dijalani orang Indonesia? Berikut urutan prosesi pernikahan adat Sunda, mulai dari sebelum menikah hingga resepsi.

Prosesi Pernikahan Adat Sunda Sebelum Akad Nikah

1. Neundeun Omong

Mengutip dari situs siapnikah.org milik BKKBN, langkah awal dalam prosesi pernikahan adat Sunda adalah Neundeun Omong. Ini merupakan prosesi pernikahan adat Sunda yang mempertemukan kedua keluarga calon mempelai pria dan wanita sebelum lamaran.

Pada prosesi pernikahan adat Sunda ini, calon mempelai pria akan meminta restu dan menanyakan kepada pihak wanita apakah siap dilamar? Acara prosesi pernikahan adat Sunda Neundeun Omong bisa dilakukan secara santai tapi bersifat serius.

Pihak keluarga pria bisa membawa sedikit buah tangan, seperti buah atau makanan tradisional untuk diberikan kepada keluarga calon mempelai wanita. Dalam acara tersebut, kedua pihak keluarga juga telah membicarakan soal detail lamaran.

2. Narosan

Prosesi pernikahan adat Sunda selanjutnya disebut Narosan atau lamaran sesungguhnya. Pada tahap ini, pihak pria perlu mempersiapkan banyak hal untuk acara lamaran resmi.

Persiapan untuk prosesi pernikahan adat Sunda, Narosan, berupa makanan, cincin, daun sirih, dan pakaian buat calon mempelai wanita. Berbeda dengan seserahan, acara prosesi pernikahan adat Sunda ini lebih ditujukan untuk lamaran resmi yang dipersiapkan pihak pria.

Pernikahan Raisa dan Hamish DaudProsesi Pernikahan Adat Sunda, Raisa dan Hamish Daud Foto: Dok. Bridestory/David Salim Photography

3. Seserahan

Setelah prosesi pernikahan adat Sunda, Narosan, lanjut ke seserahan. Acara prosesi pernikahan adat Sunda ini biasa dilangsungkan satu minggu sebelum akad nikah.

Umumnya, seserahan dalam prosesi pernikahan adat Sunda berjumlah 6 sampai 8 kotak untuk pihak wanita. Namun jumlahnya bisa lebih dari itu tergantung kesanggupan pihak pria.

Seperti prosesi pernikahan adat Jawa, prosesi pernikahan adat Sunda juga membolehkan wanita memberikan balasan seserahan. Namun jumlah kotak seserahan wanita disarankan lebih sedikit dari pihak pria.

4. Ngaras

Setelah seserahan, tahapan prosesi pernikahan adat Sunda selanjutnya adalah ngaras. Dalam prosesi pernikahan adat Sunda ini, kedua calon mempelai meminta restu kepada kedua orangtua mereka.

Prosesi pernikahan adat Sunda kali ini harus sakral karena merupakan simbol penghormatan kepada kedua orangtua. Tata cara ngaras dilakukan dengan calon pengantin membasuh kedua kaki orangtua mereka.

Suasana saat prosesi pernikahan adat Sunda, Ngaras, akan haru. Ngaras dilakukan sebagai ucapan terima kasih dan bakti kepaa orangtua.

5. Siraman

Siraman juga menjadi salah satu prosesi pernikahan adat Sunda. Seperti siraman dalam adat Jawa lainnya, prosesi pernikahan adat Sunda ini umumnya dilakukan tiga hari sebelum akad nikah.

Siraman dalam prosesi pernikahan adat Sunda juga menggunakan berbagai macam bunga. Untuk calon pengantin muslim, umumnya didahulukan dengan pengajian baru proses siraman.

6. Ngeuyeuk Seureuh

Lanjut ke tahap Ngeuyeuk Seureuh yang merupakan prosesi pernikahan adat Sunda. Acara prosesi pernikahan adat Sunda ini dilakukan sebelum akad nikah.

Acara Ngeuyeuk Seureuh sama seperti Ngaras namun dilakukan pada hari akad nikah. Kedua mempelai meminta restu kepada kedua orangtua di hadapan keluarga, kerabat, dan tamu undangan yang hadir.

Banyak yang membuat prosesi pernikahan adat Sunda ini menjadi satu dengan Ngaras. Namun beberapa pasangan memilih tetap menjalani Ngeuyeuk Seureuh.

Bagaimana prosesi pernikahan adat Sunda akad dan resepsi? KLIK HALAMAN SELANJUTNYA.

Selanjutnya
Halaman
1 2