ADVERTISEMENT

Viral Ceramah Oki Setiana Dewi, Kekerasan Apapun Tidak Dibenarkan dalam Islam

Gresnia Arela Febriani - wolipop Kamis, 03 Feb 2022 13:45 WIB
Oki Setiana Dewi Foto Oki Setiana Dewi. Foto: Instagram @okisetianadewi.
Jakarta -

Beredar video ceramah Oki Setiana Dewi di media sosial dan langsung menuai kritik dari warganet. Video ceramah tersebut berisi Oki menanggapi soal perempuan di Jeddah, Arab Saudi yang ditampar oleh suaminya.

Kakak dari Ria Ricis itu dituding dalam ceramahnya menganggap kekerasan dalam rumah tangga adalah hal yang normal. Hal tersebut tentu membuat warganet geram.

Berikut isi ceramah Oki Setiana Dewi yang viral menuai kritik:

Jadi ada suami istri di Jeddah lagi bertengkar, suaminya pada saat itu marah luar biasa ke istrinya sampai wajah istrinya dipukul. Istrinya menangis saat itu. Kemudian tidak lama bel rumah berbunyi dan sang istri langsung membukakan pintu tersebut, dari kejauhan yang datang terlihat adalah ibu dari sang istri tersebut.

Saat melihat siapa yang datang sang suami sangat deg-degan dalam hati dia sangat takut, ya Allah ini istriku pasti ngadu sama mertuaku karena habis ditampar sama aku. Setelah bertemu dengan ibunya, sang ibu bertanya kepada anaknya ini wahai anakku kenapa kamu menangis? Langsung sang anak menjawab, ya Allah ibu tadi aku berdoa sama Allah aku rindu sama ibu dan bapak, eh taunya Allah langsung mengabulkan doa aku, makin terharu aku sampai aku menangis ketemu ibu dan bapak.

Suaminya dari kejauhan melihat dan mendengar apa yang dibilang sang istri, dia kaget bukan main padahal istrinya bisa saja mengadukan apa yang baru saja terjadi padanya, bahwa ada kekerasan dalam rumah tangga di rumah ini baru saja. Dia bisa saja ngadu kalau baru saja aku pukul, kan kadang perempuan suka lebay ya melebih-lebihkan cerita. Nggak sesuai dengan kenyataan kalau lagi kesal ceritanya.

Mendengar pernyataan itu, hati sang suami langsung luluh, ya Allah istrinya menyimpan aib aku. Jadi nggak perlu menceritakan aib yang sekiranya membuat menjelek-jelekkan pasangan kita sendiri.

Tanggapan Komnas Perempuan Soal Ceramah Oki Setiana Dewi

Menanggapi isi ceramah Oki Setiana Dewi, komisioner Komnas Perempuan Siti Aminah Tardi mengatakan Komnas Perempuan menyesalkan ceramah yang berisi anjuran untuk tidak menceritakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atau kekerasan terhadap istri (KTI) yang dialami perempuan kepada orangtuanya.

"Dari ceramah itu ada tiga poin yaitu pertama, tidak masalah suami memukul istri, kedua, istri tidak boleh menceritakan kekerasan yang dialaminya karena merupakan aib rumah tangga dan ketiga, tidak mempercayai korban dan menilai dilebih-lebihkan. Padahal menampar adalah bentuk kekerasan fisik, dan hal tersebut melanggar UU Penghapusan KDRT," ungkap Siti kepada Wolipop lewat WhatsApp, Kamis (3/2/2022).

Siti mengatakan UU PKDRT (Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga) hadir sebagai bentuk kewajiban negara di antaranya untuk melindungi korban kekerasan dalam rumah tangga dan menindak pelaku kekerasan dalam rumah tangga. Dengan menjadikannya sebagai perbuatan yang dilarang, maka selain tidak melakukan KDRT juga tidak membenarkan atau mempromosikan kekerasan terhadap istri.

"Mengingat perannya sebagai penceramah, maka terdapat kewajiban untuk mendorong jamaah untuk taat pada aturan hukum juga menyampaikan tafsir keagamaan yang berpihak terhadap perempuan. Kekerasan dalam bentuk apapun tidak dibenarkan dalam Islam, termasuk suami menampar istri," tegasnya.

Data Komnas Perempuan, selama lima tahun terakhir (2016-2020) terdapat 25.841 kasus kekerasan terhadap istri, baik dalam bentuk kekerasan fisik, psikis, seksual dan ekonomi. Data tersebut tentunya puncak gunung es karena lebih banyak korban yang tidak melapor atau bercerita.

"Korban-korban baik yang melapor ataupun tidak, tidaklah melebih-lebihkan apa yang dialaminya, namun mencoba mendapatkan keadilan dan pemulihannya termasuk mencari bantuan untuk mendapatkan bantuan dan dukungan," lanjut Siti.

Menceritakan KDRT Bukan Aib

Siti menegaskan jika wanita menceritakan kekerasan dalam rumah tangga seperti ceramah Oki Setiana Dewi, khususnya kepada orangtua bukanlah aib. Karena orangtua memiliki fungsi untuk memastikan anaknya diperlakukan dengan baik, termasuk membantu menyelesaikan permasalahan rumah tangga. Demikian pula ketika wanita mengakses lembaga layanan atau mengklaim keadilannya kepada system peradilan pidana, itu juga bukan aib.

Simak Video 'Video Ceramah Oki Setiana Dewi soal KDRT yang Tuai Kritikan':

[Gambas:Video 20detik]



(gaf/eny)