Wanita Sulsel Viral Antar Suami Poligami, Ini Kata Komnas Perempuan

Gresnia Arela Febriani - wolipop Sabtu, 30 Okt 2021 18:05 WIB
Foto Aisyah(kiri), Rahmatullah (peci hitam) dan Sahruni (kanan). Foto Rahmatullah (kiri), Aisyah (tengah), dan Sahruni (kanan). Foto: Dok/Nana Ratnawati Palaha.
Jakarta -

Media sosial dibuat heboh tentang video viral istri yang datang menyaksikan secara langsung, suaminya menikah lagi. Dan mengantarkan suaminya untuk akas nikah dengan istri kedua.

Kisah tersebut awalnya dibagikan oleh akun Facebook Nana Ratnawati Palaha. Dalam video itu sang istri melihat suaminya mengucapkan ijab kabul pada wanita lain alias poligami. Acara tersebut diadakan pada (23/10/2021) di Desa Bontoloe, Galesong Selatan, Takalar, Sulawesi Selatan.

Dari unggahan video itu, Nana menuliskan di keterangan foto jika pria yang berpoligami tersebut bernama ustaz Rahmatullah. Istri pertama, ustazah Nurul Aisyah dan istri kedua ustazah Sahruni. Nana mengatakan jika sosok ustazah Aisyah merupakan wanita yang rendah hati dan jiwa sosialnya besar.

Sebelumnya Nana juga sudah berbincang dengan istri pertama yang bisa dibaca DI SINI. Video viral istri yang menyaksikan suaminya menikah lagi ini ditanggapi oleh Komisi Nasional (Komnas) Anti Kekerasan Terhadap Perempuan sebagai bentuk kekerasan terhadap wanita.

"Komnas Perempuan memandang bahwa "praktik poligami" adalah salah satu bentuk kekerasan terhadap perempuan. Pandangan itu disimpulkan dari kajian dan penelitian beberapa praktik poligami di Indonesia yang dampak negatifnya lebih nyata daripada kemaslahatan," kata Komisioner Komnas Perempuan, Dr. Imam Nahe'i kepada Wolipop, Sabtu (30/10/2021).

Kisah istri viral yang antar suami menikah lagi.Kisah istri viral yang antar suami menikah lagi. Foto: Dok. Facebook Nana Ratnawatu Palaha.

Dr. Nahei menambahkan seharusnya persetujuan istri terhadap poligami suami, penting dipahami dalam konteks relasi suami istri dalam keluarga.

"Saat ini relasi laki-laki dan perempuan dalam rumah tangga masih sangat timpang yang memposisikan istri di bawah (kekuasaan) suami. Oleh sebab itu persetujuan istri hakikatnya adalah persetujuan yang terpaksa oleh kekuasaan itu. Persetujuan yang palsu,"jelasnya.

Sebagai bagian dari Komnas Perempuan, dr. Nahei menyampaikan pesan kepada masyarakat menanggapi kasus viral tersebut.

"Masyarakat kita (khususnya yang Muslim), masih memandang bahwa poligami sebagai anjuran agama. Masyarakat dengan latar belakangnya yang beragam, masih mempraktekkannya. Namun banyak juga masyarakat yang memahami bahwa agama hakikatnya tidak menganjurkan poligami, melainkan mengatur poligami yang dhalim," tegasnya.

Di akhir wawancara, dr. Nahei menyebutkan jika pasangan yang sudah terlanjur poligami agar sang istri menguatkan hatinya saat diplogami. Namun dr. Nahel berkeyakinan tidak ada wanita berdaya dan sadar agama, rela dipoligami.

"Dia harus dikuatkan diberdayakan untuk memilih hidupnya, jika dalam kesadaran tingginya ia memilih dipoligami, maka harus kita hormati pilihannya. Tetapi saya yakin tidak ada satupun perempuan yang berdaya dan memiliki kesadaran penuh terhadap agama yang rela dipoligami," pungkas dr. Nahei.

Kisah istri viral yang antar suami menikah lagi.Kisah istri viral yang antar suami menikah lagi. Foto: Dok/Nana Ratnawati Palaha..
(gaf/eny)