Viral Suami Talak Istri Setelah Akad, Si Istri Rasakan Efek Psikologis Ini

Gresnia Arela Febriani - wolipop Kamis, 08 Jul 2021 10:15 WIB
Suami talak istri setelah akad nikah Suami talak istri setelah ijab kabul. Foto: Dok. Facebok Delian Lubis
Jakarta -

Kisah suami yang langsung melakukan talak cerai pada istrinya setelah ijab kabul yang viral ini bisa memberikan efek psikologis pada sang wanita. Seperti apa?

Video yang diunggah akun Facebook Delian Lubis dan kini viral itu memperlihatkan momen pasangan pengantin baru saja melaksanakan akad nikah. Setelah itu seperti terlihat dalam video, penghulu meminta pengantin pria menandatangani dokumen pernikahan. Namun bukannya tanda tangan, sang pria malah mengambil mikrofon dan langsung berdiri. Dia pun menjatuhkan talak pada pengantin wanitanya.

Komisi Nasional (Komnas) Anti Kekerasan Terhadap Perempuan mengungkapkan kasus suami melakukan talak pada istri setelah akad nikah ini sangat menyudutkan perempuan dan keluarganya. Apalagi aksi tersebut dilakukan di depan banyak orang dan secara tiba-tiba.

"Bayangin itu didengarkan oleh banyak orang. Tiba-tiba secara psikologis langsung shock. Dan masuk kekerasan psikologis yang dihadapi oleh perempuan," ujar Komisioner Komnas Perempuan Alimatul Qibtiyah saat dihubungi Wolipop, Rabu (7/7/2021).

Secara psikologis menurut Alimatul, si istri yang ditalak setelah ijab kabul bisa mengalami trauma. Jika memang wanita tersebut bersedia, Komnas Perempuan akan merujuk ke lembaga layanan terdekat untuk dilakukan pemulihan padanya.

Suami talak istri setelah akad nikahSuami talak istri setelah akad nikah Foto: Dok. Facebok Delian Lubis

"Sehingga dia akan mendapatkan konsultasi psikologis dan agama. Diajak bicara dan selalu mengambil sisi positif dari kejadian yang ada. Tidak menjadi trauma berlarut-larut," ujar Komisioner Komnas Perempuan yang akrab disapa Alim itu.

Menurut Alim, apa yang dilakukan si pria pada istrinya tepat di hari pernikahan itu masuk dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT. Si pria pun bisa dilaporkan dengan UU Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (PDKRT).

"Kejadian ini dapat menggunakan UUD PDKRT karena ini termasuk kekerasan psikologis yang luar biasa. Sehingga bisa melaporkan hal itu kepada pihak yang berwenang," jelasnya.

Alim menambahkan sikap pria tersebut sudah menjadi pertanda tidak baik untuk si wanita. Pria yang melakukan talak pada istrinya setelah akad nikah tersebut tidak menganggap pernikahan adalah sebuah hal yang sakral.

"Sudah diperlihatkan oleh Allah di awal pernikahan, kalau diteruskan dia akan melakukan kekerasan lebih dari itu. Tidak hanya psikologis tapi juga akan melakukan kekerasann fisik, seksual, ekonomi dan sebagainya," ujar Alim.



Simak Video "Mat Peci Si Penawar Es Tebu Harga Rp 500 Ribu yang Viral"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)