Viral Kisah Dokter Nikah Hanya 10 Menit Demi Obati Pasien Virus Corona

Eny Kartikawati - wolipop Senin, 03 Feb 2020 15:15 WIB
Petugas rumah sakit menunjukkan ruangan isolasi khusus untuk menangani pasien yang menderita penyakit pneumonia berat akibat terjangkit wabah novel Coronavirus (nCoV) di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Kariadi, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (24/1/2020). RSUP dr Kariadi menyiapkan sejumlah ruang isolasi khusus serta Tim Medis Pencegahan Penyakit Menular yang terdiri dari 23 dokter untuk bersiap jika ada pasien suspek terjangkit virus tersebut. ANTARA FOTO/Aji Styawan/ama. Dokter di China rela gelar pernikahan hanya 10 menit. Foto: Dok. China Times
Jakarta -

Satu lagi kisah dedikasi petugas medis yang menangani pasien virus Corona. Kali ini cerita seorang dokter yang rela menggelar pernikahan hanya 10 menit.

Pernikahan dokter di Heze, China ini menjadi viral karena hanya berlangsung selama 10 menit. Pernikahan sang dokter digelar pada 30 Januari 2020 dengan hanya dihadiri lima orang. Lima orang yang hadir itu sudah termasuk, sang dokter dan mempela wanitanya.

Saat menikah, kedua mempelai juga tampak memakai masker demi mencegah tertular virus Corona. Tak ada baju pengantin glamour dalam pernikahan sang dokter. Mempelai pria terlihat memakai setelan jas dan dasi, sedangkan mempelai wanita mengenakan jaket berwarna merah dan celana panjang hitam.

Seperti dikutip dari World of Buzz, pernikahan sang dokter digelar begitu singkat karena wabah virus Corona yang terjadi di Wuhan. Sebagian besar petugas medis di Wuhan dan sekitarnya, khususnya dokter dan perawat, bekerja all out demi melawan penyebaran virus Corona yang dinyatakan WHO kondisinya sudah darurat di seluruh dunia itu.



Sang dokter disebutkan harus segera kembali ke rumah sakit untuk kembali bekerja setelah pernikahannya. Dia bahkan tidak sempat makan bersama pengantin wanitanya setelah pernikahan karena sudah ditunggu pasien di rumah sakit.

Dokter yang menikah kilat itu bertugas di sebuah rumah sakit di kota Jinan. Sementara pernikahannya diadakan di Heze, yang berjarak sekitar 2,5 jam berkendara dengan mobil.



Dokter yang identitasnya tak disebutkan itu mengungkapkan pada China Times, dia dan sang mempelai wanita seharusnya menikah pada 31 Januari. Namun karena penyebaran virus Corona, mereka ingin menunda pernikahan tersebut. Pada akhirnya, pernikahan mereka malah dimajukan karena permintaan kedua orangtua mereka. Oleh karena itulah kedua mempelai menikah dengan sangat sederhana.

Sang dokter dan istrinya memutuskan tidak mengundang teman atau saudara lain pada pernikahan mereka karena untuk meminimalisir penularan virus Corona. Demi mengatasi penyebaran Corona ini, sang mempelai wanita pun rela suaminya kembali bertugas sesaat setelah menikah.




Simak Video "Self Quarantine, Olahraga Pakai Alat Rumah Tangga Saja!"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)