Pasangan yang Menikah dengan Bujet Sedikit Rumah Tangganya Lebih Langgeng

Vina Oktiani - wolipop Senin, 30 Des 2019 17:29 WIB
Pasangan yang Menikah Dengan Bujet Sendiri Lebih Langgeng / Foto: iStock
Jakarta - Pernikahan adalah sesuatu yang sakral dan bagi banyak orang hanya terjadi sekali seumur hidup. Tak heran banyak pasangan menginginkan pesta pernikahan mewah.

Bahkan terkadang ada yang rela berhutang demi bisa menggelar pesta pernikahan mewah dan meriah. Jika kamu akan menikah atau sedang menyiapkan acara pernikahanmu, maka artikel ini mungkin bisa menjadi pertimbanganmu jika ingin menggelar pesta pernikahan yang mewah.

Seperti dikutip dari Brightside, menurut jurnal yang ditulis pada tahun 2014 oleh Andrew Francis-Tan dan Hugo M. Mialon, pasangan yang mengeluarkan uang lebih sedikit untuk pesta pernikahan justru rumah tangganya akan lebih langgeng. Mengapa demikian?


Penelitian yang dilakukan oleh profesor dari Emory University ini meneliti tentang hubungan antara biaya pernikahan dengan lamanya waktu pernikahan. Penelitian ini melibatkan lebih dari 3.000 orang yang telah menggelar pesta pernikahan sebagai responden.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pasangan yang menghabiskan kurang dari US$ 1,000 atau sekitar Rp 14 juta untuk pesta pernikahan terbukti 50 persen kemungkinan lebih besar untuk tetap bersama lebih lama dibandingkan mereka yang menghabiskan lebih dari US$ 20,000 atau sekitar Rp 278 juta. Hal yang sama juga berlaku untuk cincin tunangan atau cincin pernikahan.

Ini karena kebanyakan orang cenderung terlalu memaksakan kehendak hingga rela mengeluarkan uang yang tidak sesuai dengan kemampuannya demi memperoleh cincin atau pesta pernikahan yang mewah. Sehingga akhirnya mereka akan memutuskan untuk berhutang. Hal inilah yang mendorong rasa depresi dari pasangan tersebut setelah menikah dan akhirnya akan menimbulkan perdebatan-perdebatan di antara mereka.

Permasalahan ini merupakan faktor terbesar kedua setelah perselingkuhan yang membuat seseorang memutuskan untuk cerai atau mengakhiri hubungannya. Perlu diingat bahwa pernikahan mewah dan mahal tidak sama dengan pernikahan yang besar atau mengundang banyak tamu.


Sebenarnya sah-sah saja jika kamu ingin menggelar pernikahan mewah selama itu sesuai dengan kemampuan dan tidak perlu berhutang. Sehingga dengan demikian kamu akan memiliki peluang lebih besar untuk terhindar dari perdebatan soal finansial bersama pasangan dan bisa memiliki hubungan yang lebih langgeng.

Coba kamu bayangkan, jika tidak menghabiskan banyak uang untuk pesta pernikahan, maka kamu bisa menggunakan uang tersebut untuk pergi berbulan madu mewah bersama pasangan. Karena menurut penelitian ini pula, pasangan yang lebih memilih untuk melakukan perjalanan atau liburan bersama memiliki peluang sebanyak 59% untuk memperoleh kehidupan pernikahan yang sukses.

Simak Video "Dokumentasi Pernikahan Gratis Disediakan untuk Tenaga Medis COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/hst)