Tren Pernikahan di Bali, Intim dengan Hanya 20 Tamu Undangan

Anggi Mayasari - wolipop Senin, 20 Mei 2019 13:01 WIB
Foto: iStock Foto: iStock

Kuta - Selain jadi tempat wisata favorit, Bali juga jadi salah satu tempat pernikahan yang populer di seluruh dunia. Tak hanya warga negara Indonesia, pasangan dari berbagai negara lain pun menghelat pernikahan di Pulau Dewata ini. Lalu, seperti apa tren pernikahan di Bali?

Biasanya kebanyakan pasangan yang ingin menikah akan menggelar pestanya dengan jumlah tamu undangan ratusan hingga ribuan. Tak seperti pernikahan di Jakarta, Surabaya dan kota-kota lainnya, tren pernikahan di Bali adalah intim dengan hanya mengundang 20 tamu undangan.

Hal tersebut dikemukakan oleh Ari Anastasia, Direktur Konsep Sejiwa Wedding Decoration dan Lighting di Bali. Menurutnya tren pernikahan di Bali adalah intimate dengan acara resepsi yang private.

"Jadi kalau di Jakarta kan temanya besar, seribu orang. Nah di Bali ini kecil-kecil. Banyak di kita itu mulai dari 20 pack. Ada juga 50 sampai 100 tamu. Kalau sampai 200 itu sudah paling banyak," kata Ari saat ditemui Wolipop di Acara Launching Bali Wedding Easy di International Conference Center Bali, Kuta, Jumat malam (17/5/2019).



Ditemui secara terpisah, Kim Wijaya Fransela dari Bali Wedding Atelier pun mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya, banyak pasangan yang ingin menikah di Bali menyelenggarakan pestanya dengan intim dan hanya beberapa tamu undangan saja.

Biasanya pasangan dari berbagai negara menyelenggarakan pernikahannya dengan hanya 20 tamu undangan. Sementara itu, untuk warga lokal Indonesia yang kebanyakan dari luar Bali akan menyelenggarakan pernikahan dengan tamu minimal 100 orang.

Tren Pernikahan di Bali, Intim dengan Hanya 20 Tamu UndanganIlustrasi pernikahan. Foto: iStock


"Disini karena Bali itu lebih ke intimate ya, apalagi kan jauh karena tamu kita nggak hanya lokal saja, international banyak. Jadi intimate wedding dari Australia, Korea, Jepang itu lebih ke small wedding jadi family inti only," terang Kim

"Cuma kalau dari lokalnya, dari Jakarta dan mana-mana biasanya minim 100 sama 150, dan pasti outdoor karena orang disini pasti mau dapet viewnya dong," imbuhnya.

Untuk tempat lokasi pernikahannya pun, banyak pasangan memilih ruangan terbuka saat melangsungkan pernikahannya di Bali. Hal itu pun diungkapkan oleh Dian Artawati Ngurah Putri, Wedding & Events Manager The Royal Purnama Bali. Menurutnya tren pernikahan di Bali itu dengan pemandangan laut.

"Soalnya rugi aja kalau ke Bali di Ballroom. Mostly dari tahun ke tahun itu trennya di outdoor," kata Dian.

Pernikahan Samuel Zylgwin dan Franda yang Digelar di BaliPernikahan Samuel Zylgwin dan Franda yang Digelar di Bali Foto: Instagram


Dian pun menambahkan bahwa tak sedikit juga pasangan yang ingin melangsungkan pernikahan dengan paket hanya 20 tamu undangan saja. Untuk harganya yakni dimulai dari Rp 20 jutaan sampai Rp 70 jutaan.

"Dua puluh juta itu dinner only. Harga itu tergantung dengan paket yang dipilihnya, makanan apa yang dipilih, dekor apa yang dipilih, bunganya apa yang impor atau lokal," terang Dian.
(agm/eny)