Wanita Batalkan Pernikahan Saat Akad Karena Baru Tahu Calon Suami Botak

Kiki Oktaviani - wolipop Rabu, 07 Mar 2018 09:06 WIB
Foto: ilustrasi/thinkstock Foto: ilustrasi/thinkstock

Jakarta - Bak film Bollywood, cerita pasangan asal India ini penuh dengan drama. Calon pengantin tiba-tiba saja membatalkan pernikahan dengan alasan yang cukup konyol. Si wanita baru tahu kalau calon suaminya berkepala botak.

Kedua orang tersebut memang tidak saling mengenal. Si pria berkepala botak bernama Ravi Kumar. Ia adalah seorang dokter.

Ravi menempuh jarak 1,000 km dari New Delhi ke desa Sugauli di daerah Bihar pada 18 Februari silam untuk menikahi seorang gadis yang belum pernah ia temui. Ini merupakan kisah perjodohan yang gagal karena pengantin wanita tidak suka dengan fisik calon suaminya.

Wanita Batalkan Pernikahan Saat Akad Karena Baru Tahu Calon Suami BotakFoto: ist.


Keluarga Ravi yang telah mengatur pernikahan tersebut karena telah mengenal ayah dari si wanita. Acara megah di desa Sugauli telah berlangsung dengan hadirnya banyak tamu.

Baca Juga: Pesta Pernikahan Paling Kacau, Ayah Pengantin Pria Cium Menantunya

Tapi upacara pernikahan tersebut menjadi bencana ketika tiba saatnya akad nikah. Ravi melepaskan topi adat Indianya dan seketika si pengantin wanita shock karena menemukan calon suaminya botak.

Si wanita langsung menolak menikahi Ravi. Kedua keluarga mencoba meyakinkan si gadis untuk tetap menikah Ravi. Namun usaha mereka sia-sia.

Baca Juga: Menikah di Rumah Sakit, Kisah Pengantin Wanita Ini Berakhir Tragis

Sementara keluarga Ravi tetap menginginkan putranya menikah. Mereka pun pergi ke kepala desa untuk meminta bantuan mencari wanita single untuk segera dinikahkan ke putranya. Kepala desa kemudian menyarankan menikah dengan wanita bernama Neha Kumari, seorang putri dari keluarga miskin yang masih tinggal di desa Sugauli.

Dr. Ravi pun akhirnya menikah. Tampak di foto, dia tersenyum bahagia karena akhirnya punya istri. Sementara pengantin wanita terlihat menunjukkan wajah yang kurang bahagia karena pernikahan yang tiba-tiba.



(kik/kik)